Polsek Pana Polres Mamasa Amankan Ibadah Jemaat Sion Ladi, Mamasa Tetap Kondusif

MAMASA — Personel Polsek Pana memastikan pelaksanaan ibadah Minggu di Gereja Toraja Mamasa Klasis Tabang, Jemaat Sion Ladi, Lingkungan Ladi, Kelurahan Tabang, Kecamatan Tabang, Kabupaten Mamasa, berlangsung aman dan khidmat, Minggu (9/8/2026).

Pengamanan tersebut dimulai sekitar pukul 09.05 WITA sebagai bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan dan kenyamanan umat dalam menjalankan ibadah.

Dua personel Polsek Pana, yakni Aipda Upping dan Briptu Misto Heryon, diterjunkan untuk melakukan pemantauan di area gereja serta lingkungan sekitar. Kehadiran personel kepolisian dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada jemaat.

Sekitar 60 jemaat mengikuti ibadah Minggu dengan tertib dan penuh kekhidmatan. Dalam ibadah tersebut, Penatua Bernad Bongga Pasilong menyampaikan khotbah dengan tema “Bangkit dan Merdeka”, yang berlandaskan pembacaan Alkitab dari Yeremia 29:4-9.

Pesan mengenai kebangkitan iman dan kemerdekaan jiwa menjadi bagian penting dalam renungan yang disampaikan kepada seluruh jemaat.

Ps. Kapolsek Pana IPTU Amsal Pamean mengatakan, pengamanan tempat ibadah merupakan salah satu bentuk pelayanan kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kehadiran kami di tempat ibadah adalah bentuk pengayoman nyata agar umat dapat beribadah dengan tenang tanpa rasa was-was. Kami memastikan tidak ada gangguan eksternal yang dapat mengganggu kekhusyukan jemaat,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran polisi di tengah kegiatan keagamaan tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

“Kami ingin memastikan seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah sesuai keyakinannya dengan aman dan nyaman,” tambahnya.

Ibadah Minggu di Jemaat Sion Ladi berakhir sekitar pukul 10.25 WITA. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan berarti.

Polsek Pana memastikan kegiatan pengamanan di tempat ibadah akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas sekaligus menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang harmonis.

Kehadiran personel di rumah-rumah ibadah diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di wilayah Kabupaten Mamasa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *