Polsek Mambi Polres Mamasa Amankan Ibadah Minggu di GTM Jemaat Keppe

MAMASA – Kehadiran aparat kepolisian kembali memberi rasa aman bagi umat Kristiani yang melaksanakan ibadah Minggu di Gereja Toraja Mamasa (GTM) Jemaat Keppe, Klasis Rantebulahan, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Minggu (9/8/2026).

Pengamanan dan pemantauan ibadah tersebut dilaksanakan personel Kepolisian Sektor (Polsek) Mambi mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya Polri memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan.

Bhabinkamtibmas setempat, Bripka Hirwan, hadir langsung di lokasi untuk memantau situasi keamanan, baik di area gereja maupun lingkungan sekitar. Selama kurang lebih satu setengah jam, kehadiran polisi memastikan aktivitas jemaat berjalan tanpa adanya gangguan keamanan.

Puluhan jemaat mengikuti ibadah dengan tertib. Kehadiran Bhabinkamtibmas juga menjadi bentuk nyata implementasi program “Polisi Hadir di Setiap Kegiatan Keagamaan”, sekaligus memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat.

Kapolsek Mambi IPDA Riswandi melalui laporannya menyampaikan bahwa pengamanan kegiatan keagamaan merupakan bagian penting dari tugas kepolisian dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada seluruh masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap warga negara dapat menjalankan ibadahnya dengan damai. Sinergi antara aparat kepolisian dan umat beragama menjadi kunci terciptanya kerukunan dan stabilitas kamtibmas di wilayah kami,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran personel di tempat ibadah bukan hanya untuk melakukan pengamanan, tetapi juga menjadi bagian dari pendekatan humanis kepolisian dalam membangun kepercayaan masyarakat serta menjaga hubungan harmonis antarumat beragama.

Rangkaian ibadah Minggu di GTM Jemaat Keppe berakhir sekitar pukul 10.30 WITA. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif, tanpa ditemukan adanya gangguan maupun ancaman keamanan.

Polsek Mambi menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam berbagai kegiatan keagamaan. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana ibadah yang nyaman sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Mamasa.

Kehadiran polisi secara langsung di tengah aktivitas masyarakat menjadi salah satu upaya menjaga Mamasa tetap aman, damai, dan harmonis dalam keberagaman.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *