MAMUJU – Komitmen menyukseskan Festival Rakyat Nusantara 2026 terus dimatangkan. Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Barat serta Korem 142/Tatag memperkuat sinergi melalui rapat koordinasi guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan sukses.
Pertemuan yang digelar di ruang tamu Kapolda Sulbar, Rabu (8/7/2026), membahas berbagai aspek penting mulai dari kesiapan teknis, pola pengamanan, rekayasa lalu lintas, dukungan logistik hingga skema kolaborasi lintas instansi. Turut hadir Wakapolda Sulbar, Irwasda, Karoops Polda Sulbar, serta perwakilan Korem 142/Tatag.
Festival yang akan dipusatkan di Anjungan Pantai Manakarra, Mamuju, diproyeksikan menjadi salah satu agenda terbesar di Sulawesi Barat. Selain menjadi panggung pelestarian budaya Nusantara, kegiatan ini juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi kreatif dan memperluas promosi produk unggulan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah.
Ketua Umum Kadin Sulbar menegaskan bahwa dukungan aparat keamanan menjadi faktor utama dalam menyukseskan penyelenggaraan festival tersebut. Menurutnya, Festival Rakyat Nusantara bukan sekadar hiburan, tetapi juga wadah memperkenalkan potensi alam, budaya, serta produk lokal Sulawesi Barat ke tingkat nasional.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh dari Polda Sulbar dan Korem 142/Tatag. Jaminan keamanan menjadi fondasi utama agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun peserta,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta menegaskan kesiapan penuh jajaran Polda Sulbar dalam mendukung setiap kegiatan yang berdampak positif bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
“Polda Sulbar siap mengerahkan personel secara maksimal untuk melakukan pengamanan lokasi, pengaturan arus lalu lintas, hingga pengawasan di titik-titik strategis. Tujuannya agar seluruh masyarakat dapat menikmati Festival Rakyat Nusantara 2026 dengan rasa aman dan nyaman,” tegas Kapolda.
Dukungan serupa juga disampaikan pihak Korem 142/Tatag yang menyatakan kesiapan bersinergi dalam koordinasi lapangan maupun dukungan operasional demi memastikan seluruh tahapan kegiatan berjalan sesuai rencana.
Sebagai bentuk komitmen bersama, rapat koordinasi tersebut menghasilkan kesepakatan pembentukan Tim Teknis Gabungan yang akan bekerja secara intensif memantau perkembangan persiapan, melakukan evaluasi berkala, serta memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan terpenuhi sebelum hari pelaksanaan.
Sinergi antara Kadin Sulbar sebagai penggerak ekonomi, Polda Sulbar sebagai penjamin keamanan, dan Korem 142/Tatag sebagai mitra strategis diharapkan mampu menjadikan Festival Rakyat Nusantara 2026 sebagai ikon baru Sulawesi Barat. Tidak hanya menjadi ajang pertemuan budaya, festival ini juga diyakini akan meningkatkan kunjungan masyarakat, memperkuat promosi daerah, serta memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.









