PASANGKAYU – Warga Dusun Tangnga-Tangnga, Desa Kalukunangka, Kecamatan Bambaira, Kabupaten Pasangkayu, digegerkan dengan peristiwa seorang ibu rumah tangga berinisial Pr. T (28) yang harus menjalani perawatan intensif setelah diduga meminum racun semut pada Senin (13/7/2026) malam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.45 WITA. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban diduga terlibat perselisihan dengan suaminya, Lk. A. Perselisihan bermula saat sang suami menegur korban agar tidak terlalu sering menggunakan telepon genggam. Teguran tersebut diduga memicu pertengkaran hingga korban mengambil keputusan yang membahayakan dirinya.
Dalam kondisi emosional, korban diduga meminum racun semut merek Coromil. Tidak lama kemudian korban mengalami muntah-muntah dan kondisi fisiknya semakin melemah.
Melihat kondisi istrinya yang terus menurun, suami korban segera membawa korban ke Puskesmas Bambalamotu untuk mendapatkan pertolongan medis. Petugas kesehatan langsung memberikan penanganan awal guna menstabilkan kondisi korban.
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, tim medis memutuskan untuk merujuk korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ako Pasangkayu sekitar pukul 21.00 WITA karena membutuhkan penanganan medis yang lebih intensif.
Kapolsek Bambalamotu AKP Yauri Yusuf, S.H., membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian telah menerima laporan dan melakukan langkah-langkah penyelidikan guna mengetahui secara utuh penyebab kejadian, sekaligus memantau perkembangan kondisi korban yang kini masih menjalani perawatan.
“Kami masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut dan berkoordinasi dengan pihak keluarga maupun tenaga medis,” ujarnya.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar mengedepankan komunikasi yang baik dalam menyelesaikan setiap persoalan rumah tangga maupun masalah pribadi. Masyarakat yang mengalami tekanan emosional diharapkan segera mencari dukungan dari keluarga, tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, atau layanan profesional agar masalah yang dihadapi dapat ditangani dengan lebih baik.
Hingga berita ini diterbitkan, korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Ako Pasangkayu, sementara aparat kepolisian terus mengumpulkan keterangan untuk memastikan kronologi lengkap peristiwa tersebut.









