PASANGKAYU – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Bulutaba, Desa Lilimori, Kecamatan Bulutaba, Kabupaten Pasangkayu, diwarnai dengan pembekalan penting dari jajaran Polsek Baras. Bhabinkamtibmas AIPTU J. Nababan hadir langsung memberikan edukasi kepada siswa baru mengenai bahaya narkoba, merokok, serta pergaulan bebas sebagai langkah nyata membangun generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter, Rabu (15/7/2026).
Kehadiran personel Polri dalam kegiatan MPLS tersebut merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari berbagai pengaruh negatif yang dapat mengancam masa depan para pelajar.
Di hadapan siswa kelas X, AIPTU J. Nababan menekankan pentingnya menjauhi penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya). Menurutnya, penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga menghancurkan cita-cita, masa depan, hingga dapat berujung pada kematian akibat ketergantungan.
Selain memberikan penyuluhan tentang narkoba, ia juga mengingatkan para pelajar mengenai dampak buruk kebiasaan merokok sejak usia dini. Kandungan nikotin, tar, dan karbon monoksida dalam rokok diketahui menjadi pemicu berbagai penyakit serius, seperti kanker, gangguan paru-paru, penyakit jantung, hingga gangguan sistem reproduksi yang dapat memengaruhi kualitas hidup di masa depan.
Tak hanya itu, para siswa juga diajak untuk selektif dalam memilih lingkungan pergaulan. Bhabinkamtibmas mengimbau agar para pelajar menghindari pergaulan bebas dan berbagai aktivitas negatif yang berpotensi menjerumuskan mereka ke dalam tindak kriminal maupun kenakalan remaja.
Sebagai alternatif, para siswa didorong untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan positif, baik di lingkungan sekolah melalui organisasi dan ekstrakurikuler maupun di lingkungan masyarakat melalui kegiatan remaja masjid, remaja gereja, remaja pura, serta aktivitas sosial lainnya yang mampu membentuk karakter disiplin, bertanggung jawab, dan berjiwa sosial.
Melalui kegiatan penyuluhan tersebut, diharapkan para siswa baru memiliki bekal pengetahuan yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan di lingkungan pergaulan. Dengan karakter yang baik dan pemahaman sejak dini mengenai bahaya narkoba serta perilaku menyimpang, generasi muda diharapkan mampu tumbuh menjadi pelajar yang berprestasi, berakhlak mulia, serta menjadi kebanggaan keluarga, sekolah, dan bangsa.









