Toko Bangunan di Kompleks Pasar Terminal Lama Polewali Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

POLRES POLMAN – Sebuah toko bangunan di Kompleks Pasar Terminal Lama, Lingkungan Masjid Jami, Kelurahan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), dilalap si jago merah pada Sabtu (18/7/2026) pagi.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 05.20 WITA. Toko diketahui milik Hj. Nurjannah (56), seorang wiraswasta yang berdomisili di Kompleks Pasar Terminal Lama.

Menindaklanjuti laporan warga, gabungan piket fungsi Polres Polman bersama personel Polsek Polewali yang dipimpin Kapolsek Polewali IPTU Samsul Bahri Subu, didampingi Perwira Pengawas (Pawas) IPDA Moris Henrieke, langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), serta memasang garis polisi (police line).

Berdasarkan keterangan saksi Salmang (21), api pertama kali diketahui saat dirinya melihat kepulan asap dari arah Kompleks Pasar Terminal Lama ketika berada di sekitar Hotel Ratih sekitar pukul 05.20 WITA.

Setelah mendatangi lokasi, ia melihat kobaran api keluar dari ventilasi toko disertai beberapa kali suara ledakan dari dalam bangunan.

Saksi kemudian menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran, sementara warga sekitar berupaya memadamkan api dan mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

Sementara itu, pemilik toko, Hj. Nurjannah, mengaku sekitar pukul 05.00 WITA meninggalkan tokonya untuk melaksanakan salat Subuh berjamaah di masjid. Usai salat, ia mendapat telepon dari tetangganya yang mengabarkan bahwa tokonya terbakar.

Saat kembali ke lokasi, api telah menghanguskan bangunan beserta sebagian besar barang dagangan berupa alat-alat bangunan. Korban juga memastikan sebelum meninggalkan toko tidak ada aktivitas memasak maupun kegiatan lain yang berpotensi memicu kebakaran.

Kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.10 WITA setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Polewali Mandar diterjunkan ke lokasi dengan bantuan masyarakat.

Kapolsek Polewali IPTU Samsul Bahri Subu mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada arus pendek atau korsleting listrik. Kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Kami juga mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik, khususnya pada bangunan yang sudah berusia lama, guna mencegah kejadian serupa,” ujar IPTU Samsul Bahri Subu.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik.

Dugaan tersebut diperkuat oleh keterangan korban yang menyatakan tidak ada aktivitas memasak sebelum meninggalkan toko, serta kondisi bangunan yang merupakan bangunan lama dengan instalasi kelistrikan yang sudah berusia dan belum pernah diperbarui.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *