MAMUJU TENGAH – Kesigapan personel Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Mamuju Tengah kembali terlihat saat merespons cepat laporan kecelakaan tunggal yang dialami seorang warga di Desa Salupangkang IV, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Rabu (22/7/2026).
Begitu menerima informasi sekitar pukul 11.45 WITA, personel Sat Reskrim langsung bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna melakukan monitoring, mengumpulkan keterangan saksi, serta memastikan kronologi peristiwa yang mengakibatkan seorang petani terjatuh ke dalam parit di kawasan perkebunan.
Korban diketahui bernama Hafid (55), seorang petani yang berdomisili di Dusun Sipatuo, Desa Salupangkang IV, Kecamatan Topoyo. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa bermula sekitar pukul 11.00 WITA ketika Sekretaris Desa Salupangkang IV, Sudirman, menerima informasi dari Kosim yang sebelumnya mendapat laporan dari seorang petani kelapa sawit mengenai adanya warga yang mengalami kecelakaan tunggal di lokasi tersebut.
Mendapat kabar itu, Sekretaris Desa bersama sejumlah warga segera menuju lokasi. Saat ditemukan, korban masih dalam keadaan hidup meski mengalami luka akibat terjatuh ke dalam parit. Tanpa menunggu lama, warga bersama aparat desa melakukan evakuasi menggunakan kendaraan milik warga dan membawa korban ke Puskesmas Salupangkang agar segera memperoleh penanganan medis.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas menemukan sepeda motor yang digunakan korban telah dimodifikasi sebagai kendaraan pengangkut buah kelapa sawit. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang akan didalami dalam penyelidikan. Selain itu, berdasarkan keterangan Sekretaris Desa, korban diketahui tinggal seorang diri di rumahnya.
Hingga berita ini diturunkan, Hafid masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Salupangkang. Sementara itu, personel Sat Reskrim Polres Mamuju Tengah terus melakukan pendalaman dengan meminta keterangan sejumlah saksi serta mengumpulkan data di lokasi kejadian untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Polres Mamuju Tengah mengimbau masyarakat, khususnya para petani dan pengguna kendaraan untuk aktivitas perkebunan, agar selalu mengutamakan aspek keselamatan. Penggunaan kendaraan yang layak jalan, tidak melebihi kapasitas muatan, serta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalan perkebunan maupun jalan desa yang memiliki medan berisiko menjadi hal penting guna mencegah kecelakaan serupa.
Peristiwa ini juga menjadi bukti nyata tingginya kepedulian masyarakat Desa Salupangkang IV yang bergerak cepat memberikan pertolongan pertama kepada korban. Sinergi antara warga dan aparat kepolisian diharapkan terus terjalin sehingga setiap kejadian darurat dapat ditangani secara cepat, tepat, dan mampu meminimalkan risiko jatuhnya korban jiwa.









