MAMUJU — Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, menghadiri pembukaan Pameran Budaya Pancasila 2026 yang digelar di pelataran Rumah Adat Mamuju, Jumat malam, 8 Mei 2026. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.
Pameran Budaya Pancasila 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan melalui pendekatan budaya dan kearifan lokal. Dalam sambutannya, Gubernur Sulbar Suhardi Duka menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya sekadar rumusan hukum dan politik, tetapi merupakan kristalisasi nilai luhur bangsa Indonesia yang telah hidup sejak lama di tengah masyarakat.
“Pancasila lahir dari akar budaya bangsa yang mampu mempersatukan bangsa yang berbeda-beda ini, berbeda akar budaya, pulau, suku dan bahasa,” ujar SDK di hadapan peserta kegiatan.
Menurutnya, memandang Pancasila melalui lensa budaya berarti menjadikan ideologi bangsa sebagai fondasi kepribadian nasional yang dinamis, namun tetap berpijak pada tradisi luhur masyarakat Indonesia.
SDK juga mengingatkan bahwa perjalanan Pancasila dalam sejarah bangsa tidak selalu berjalan mulus. Berbagai tantangan, penyelewengan hingga pengkhianatan terhadap nilai-nilai Pancasila pernah terjadi dan menjadi bagian dari dinamika perjalanan bangsa Indonesia.
“Pancasila juga menanamkan harapan akan masa depan bangsa sehingga dalam perjalanannya sering diuji dalam berbagai bentuk, baik penyelewengan maupun pengkhianatan. Sejarah Orde Baru dikenal dengan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober yang selalu kita peringati,” katanya.
Sementara itu, Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Pameran Budaya Pancasila 2026 sebagai wadah mempererat persatuan dan menjaga nilai kebhinekaan di tengah masyarakat.
Menurutnya, kegiatan budaya seperti ini menjadi sarana penting untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda sekaligus memperkuat semangat persaudaraan dan cinta tanah air.
“Kegiatan ini sangat positif dalam memperkuat nilai kebangsaan dan menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Sulawesi Barat,” ungkap Kapolda Sulbar.
Pameran Budaya Pancasila 2026 diharapkan menjadi ruang edukasi sekaligus ajang pelestarian budaya lokal yang sejalan dengan semangat Pancasila sebagai dasar negara dan pemersatu bangsa Indonesia.







