Polri Dampingi Pengobatan TBC di Tabang, Edukasi Warga Putus Rantai Penularan

MAMASA – Kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat kembali diwujudkan melalui pendampingan pelayanan kesehatan bagi warga yang menjalani pengobatan Tuberkulosis (TBC).

Bhabinkamtibmas Polsek Pana, Briptu Misto Heryon, mendampingi petugas kesehatan Puskesmas Tabang melakukan pemeriksaan sekaligus pemberian obat kepada pasien TBC di Dusun Salukona, Desa Salukona, Kecamatan Tabang, Kabupaten Mamasa, Kamis (23/7/2026).

Pendampingan tersebut merupakan bagian dari sinergi Polri bersama tenaga kesehatan dalam mendukung program pemerintah untuk menekan angka penyebaran TBC serta memastikan pasien mendapatkan pelayanan medis secara optimal.

Tim kesehatan yang dipimpin Dewi Lasniandar, S.Kep., Ns., bersama Bidan Desa Salukona, Juniati Ma’tan, melakukan kunjungan rumah (home visit) terhadap pasien atas nama Matius Longi (64), yang resmi memulai masa pengobatan pada hari itu.

Dalam pemeriksaan, petugas kesehatan memantau kondisi pasien sekaligus memberikan edukasi kepada keluarga mengenai pentingnya mengonsumsi obat secara rutin hingga tuntas. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya resistensi obat serta mempercepat proses penyembuhan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, tes dahak pasien menunjukkan hasil negatif, namun pemeriksaan rontgen mengindikasikan adanya TBC sehingga pasien tetap harus menjalani terapi sesuai prosedur medis. Tim Puskesmas juga melakukan pemantauan terhadap anggota keluarga yang tinggal serumah sebagai upaya pencegahan penularan.

Dalam kegiatan tersebut, Briptu Misto Heryon turut memberikan edukasi kepada keluarga pasien mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan pola hidup sehat, serta mematuhi seluruh anjuran tenaga kesehatan. Kehadiran Polri juga memberikan rasa aman dan memastikan seluruh proses pelayanan kesehatan berjalan lancar.

Keluarga pasien menyatakan siap mendukung proses pengobatan hingga selesai dan berkomitmen mengikuti seluruh arahan petugas kesehatan demi kesembuhan pasien serta mencegah penyebaran penyakit kepada anggota keluarga lainnya.

Ps. Kapolsek Pana, Iptu Amsal Pamean, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan pendampingan kesehatan merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat yang tidak hanya berfokus pada keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung program kesehatan nasional.

“Kolaborasi antara Polri dan tenaga kesehatan menjadi langkah nyata dalam melindungi masyarakat dari ancaman penyakit menular. Kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya deteksi dini, pengobatan yang tuntas, serta bersama-sama mencegah penyebaran TBC,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Pasien dalam kondisi stabil serta siap menjalani tahapan pengobatan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh tenaga kesehatan. Sinergi antara Polri dan tenaga medis diharapkan terus memperkuat upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Mamasa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *