MAMASA – Guna menjaga kerukunan umat beragama dan mencegah masuknya paham radikalisme di wilayah pedesaan, Polresta Mambi bersama Satgas Densus 88 Antiteror Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan silaturahmi sekaligus sosialisasi pencegahan paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET). Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (5/8/2026) pukul 09.00 WITA ini bertempat di Aula Kantor Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci, termasuk Kasatgas Densus 88 Sulbar AKBP Sopan Ansyari, Kapolsek Mambi IPDA Riswandi, Camat Mehalaan, para Kepala Desa se-Kecamatan Mehalaan, Kepala KUA, serta perwakilan tokoh agama Islam dan Hindu, tokoh adat, pemuda, guru, siswa sekolah, dan warga masyarakat setempat. Kehadiran elemen masyarakat yang beragam mencerminkan komitmen kolektif untuk merawat toleransi dan kebhinekaan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Kapolsek Mambi, IPDA Riswandi, menegaskan bahwa pencegahan terorisme tidak bisa hanya mengandalkan pendekatan keamanan, tetapi juga harus menyentuh aspek sosial dan keagamaan. “Kami hadir bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk merangkul dan memberikan pemahaman agar masyarakat mampu mengenali dini gejala-gejala intoleransi. Harmoni lintas agama adalah benteng terkuat kita melawan ideologi kekerasan,” ujarnya.
Sementara itu, Kasatgas Densus 88 Sulbar, AKBP Sopan Ansyari, menyampaikan pentingnya peran aktif masyarakat dalam melaporkan hal-hal yang mencurigakan tanpa rasa takut. Ia menekankan bahwa terorisme sering kali berawal dari ketidakpedulian terhadap lingkungan sekitar. Melalui dialog terbuka ini, diharapkan terbangun kepercayaan publik terhadap Polri sebagai pelindung yang humanis dan dekat dengan rakyat.
Kegiatan berjalan khidmat dan penuh keakraban. Warga antusias menerima pesan-pesan kamtibmas serta motivasi untuk tetap menjaga persatuan. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat ini menjadi modal berharga bagi terciptanya situasi Kamtibmas yang aman, kondusif, dan harmonis di seluruh wilayah Kabupaten Mamasa, khususnya di Kecamatan Mehalaan.









