MAMASA – Polres Mamasa terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pembinaan mental dan spiritual personel. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan menggelar Bimbingan Rohani dan Mental (Binrohtal) secara serentak bagi personel beragama Islam dan Kristen di lingkungan Mapolres Mamasa, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WITA itu berlangsung di dua lokasi berbeda, yakni Masjid Al-Hikmah Mapolres Mamasa untuk personel muslim dan Aula Bhayangkara bagi personel beragama Kristen. Binrohtal menjadi agenda rutin yang bertujuan memperkuat keimanan, ketakwaan, sekaligus membentuk karakter personel agar tetap profesional, humanis, dan berintegritas dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Di Masjid Al-Hikmah, kegiatan dipimpin oleh Imam Masjid Al-Hikmah, Ustadz Askar, S.Pd., dengan materi pembelajaran ilmu Tajwid. Acara dibuka oleh Brigpol Jusman, S.Sos., dan dihadiri Wakapolres Mamasa Kompol Najamuddin, S.Pd., para pejabat utama serta perwira muslim, bersama sekitar 20 personel bintara. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi sesi tanya jawab interaktif yang memberikan pemahaman lebih mendalam tentang tata cara membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sebelum ditutup dengan doa bersama.
Sementara itu, personel beragama Kristen melaksanakan ibadah raya di Aula Bhayangkara yang dipimpin Kabag SDM Kompol Darius Limbu. Ibadah dibuka oleh IPTU Steven, S.E., S.H., M.H., dan diikuti para perwira Kristen bersama sekitar 30 personel bintara. Melalui khotbah, doa, dan puji-pujian, peserta diajak memperkuat iman serta mengandalkan penyertaan Tuhan dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, khidmat, aman, dan penuh kekeluargaan. Binrohtal bagi personel Kristen berakhir pukul 09.15 WITA, sedangkan kegiatan bagi personel muslim selesai pukul 09.20 WITA.
Melalui kegiatan ini, Polres Mamasa menegaskan komitmennya dalam membangun personel yang tidak hanya tangguh secara fisik dan profesional, tetapi juga memiliki kematangan spiritual serta kesehatan mental. Dengan fondasi keimanan yang kuat, setiap anggota diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara humanis, jujur, dan berintegritas, sekaligus menjadi teladan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Mamasa.









