MAMUJU – Komitmen membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini terus diperkuat Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat. Hal itu diwujudkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam rangka pembentukan program “Sekolah Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas”, yang digelar di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung BPKB Ditlantas Polda Sulbar, Senin (27/4/2026).
Rakor tersebut dipimpin langsung Direktur Lalu Lintas Polda Sulbar, Kombes Pol Nurhadi Ismanto, serta dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perkimtanhub, Kepala Biro Hukum dan Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulbar, perwakilan Jasa Raharja, hingga pihak sekolah seperti SMAN 1 Mamuju dan SMKN 1 Rangas.
Dalam arahannya, Dirlantas menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah strategis dalam menanamkan kesadaran hukum dan budaya tertib berlalu lintas kepada generasi muda, khususnya pelajar tingkat SMA/SMK.
“Program Sekolah Pelopor Keselamatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman serta membangun budaya tertib berlalu lintas kepada para pelajar. Jika mereka dididik dengan benar sejak dini, maka akan lahir generasi yang disiplin dan menghargai keselamatan di jalan raya,” tegasnya.
Melalui diskusi yang berlangsung dinamis, seluruh peserta rakor menyepakati sejumlah poin penting sebagai dasar implementasi program. Di antaranya adalah rencana penandatanganan Nota Kesepakatan sebagai payung hukum, pembentukan grup komunikasi lintas instansi guna memperkuat koordinasi, serta penerapan pola sinergi program antar lembaga.
Selain itu, akan ditunjuk sekolah-sekolah percontohan yang menjadi fokus pembinaan secara intensif dan berkelanjutan. Untuk mendukung metode pembelajaran yang lebih menarik, juga direncanakan pembangunan sarana edukasi berupa miniatur rambu dan marka jalan di lingkungan sekolah.
Tak hanya berhenti di tingkat pelajar, program ini juga akan dikembangkan lebih luas melalui rencana pembentukan “Kampung Tertib Lalu Lintas” sebagai media edukasi bagi masyarakat umum.
Kolaborasi antara Ditlantas Polda Sulbar dan Pemerintah Provinsi ini diharapkan mampu menciptakan efek berantai dalam meningkatkan kesadaran berlalu lintas, tidak hanya di lingkungan sekolah tetapi juga hingga ke tengah masyarakat.
Dengan langkah konkret ini, Polda Sulbar optimistis dapat mencetak generasi pelopor keselamatan yang berperan aktif dalam mewujudkan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di wilayah Sulawesi Barat.







