Bhabinkamtibmas Saluahok Pantau Panen Jagung, Hasil Capai 1,5 Ton

MAMASA – Peran aktif kepolisian dalam mendukung ketahanan pangan kembali terlihat di wilayah Kabupaten Mamasa. Bhabinkamtibmas Desa Saluahok, Kecamatan Mehalaan, BRIPKA Hirwan, turun langsung melakukan monitoring panen jagung milik warga pada Kamis, 30 April 2026, sekitar pukul 11.40 WITA.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Saluahok, wilayah hukum Polsek Mambi, Polres Mamasa ini merupakan bentuk pendampingan sekaligus pengawasan terhadap aktivitas pertanian masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Bhabinkamtibmas melakukan pendataan terhadap petani yang telah memasuki masa panen.

Salah satu petani yang didata adalah Burhan, anggota Kelompok Tani Nuraini Indah. Dari hasil monitoring, diketahui Burhan mengelola lahan seluas seperempat hektare yang ditanami jagung menggunakan bibit jenis Sumo sebanyak 3 kilogram.

Dalam proses budidayanya, Burhan memanfaatkan pupuk jenis Ponska dan Urea untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Jagung yang ditanam sejak Desember 2025 tersebut kini telah memasuki masa panen dengan hasil yang cukup menggembirakan.

“Dari lahan yang dikelola, hasil panen mencapai sekitar 1,5 ton jagung,” ungkap BRIPKA Hirwan saat melakukan pendataan di lokasi.

Meski demikian, proses panen belum sepenuhnya rampung. Kondisi cuaca hujan menjadi salah satu kendala yang menyebabkan panen akan dilanjutkan pada hari berikutnya. Setelah proses perontokan (dros) selesai, jagung direncanakan akan dijemur selama satu hingga dua hari ke depan.

Kegiatan monitoring ini tidak hanya bertujuan untuk pendataan hasil pertanian, tetapi juga sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan motivasi kepada para petani untuk terus meningkatkan produktivitas.

Selain itu, langkah ini juga menjadi upaya mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat, khususnya para petani, guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Mamasa.

Dengan adanya pendampingan seperti ini, diharapkan sektor pertanian di Mamasa dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *