Wujud Toleransi dan Pengayoman, Bhabinkamtibmas Polsek Pasangkayu Kawal Prosesi Ngaben Warga Martajaya

Polres Pasangkayu – Dalam rangka menjaga kondusifitas lingkungan serta mewujudkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang sedang melaksanakan upacara adat keagamaan, Personel Bhabin Kamtibmas Polsek Pasangkayu melaksanakan kegiatan Pelayanan Masyarakat (Yanmas) dengan memantau langsung prosesi Ngaben jenazah warga di Kelurahan Martajaya. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat pagi, 22 Mei 2026, dimulai pukul 07.30 WITA bertempat di Lingkungan Taman Indah, Kel. Martajaya, Kecamatan Pasangkayu.

Kapolres Pasangkayu, AKBP Joko Kusumadinata, melalui Kapolsek Pasangkayu, IPTU Candra Boyke Ombong, menegaskan bahwa kehadiran personel Polri di tengah-tengah masyarakat bukan hanya sebagai simbol keamanan, tetapi sebagai wujud nyata pengayoman dan penghormatan terhadap keberagaman budaya serta agama yang ada di wilayah hukum Polres Pasangkayu.

“Kegiatan Yanmas ini merupakan instruksi dari Bapak Kapolres untuk memastikan setiap aktivitas masyarakat, termasuk upacara adat dan keagamaan seperti Ngaben, dapat berjalan dengan khidmat, lancar, dan tanpa gangguan kamtibmas,” ujar IPTU Candra Boyke Ombong dalam arahannya.

Dalam pelaksanaannya, Bhabinkamtibmas yang bertugas di lokasi melakukan sejumlah langkah preventif dan humanis. Personel terlihat sigap mengatur arus lalu lintas di sekitar area prosesi untuk menghindari kemacetan, mengingat adanya kerumunan warga yang hadir untuk memberikan penghormatan terakhir. Selain itu, personel juga berkoordinasi erat dengan pihak keluarga, tokoh masyarakat, serta unsur pengamanan adat (Pecalang) untuk menciptakan sinergitas yang kuat dalam menjaga ketertiban umum.

Situasi selama proses pemakaman dan pembakaran jenazah (Ngaben) terpantau kondusif. Warga setempat menyambut baik kehadiran petugas Polri. Kehadiran Bhabinkamtibmas dinilai memberikan rasa tenang bagi keluarga yang berduka maupun bagi warga lain yang melintas di area tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polresta Pasangkayu, khususnya Polsek Pasangkayu, yang telah membantu mengamankan jalannya upacara adat kami pagi ini. Dengan adanya polisi, kami merasa lebih tenang dan proses adat bisa berjalan sesuai ritual tanpa hambatan berarti,” ungkap salah satu tokoh masyarakat setempat yang hadir di lokasi.

Kapolsek Pasangkayu, IPTU Candra Boyke Ombong, menambahkan bahwa toleransi beragama dan antarumat berbudaya adalah modal sosial utama di Kabupaten Pasangkayu. Melalui pendekatan Preemtif dan Preventif, Polri berkomitmen untuk terus merawat kerukunan tersebut.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan. Perbedaan dalam cara beribadah atau melaksanakan adat istiadat tidak boleh menjadi pemecah belah, melainkan harus menjadi perekat persaudaraan. Polisi hadir di sini untuk memastikan bahwa hak setiap warga negara untuk menjalankan ibadahnya terlindungi,” tambah Kapolsek.

Hingga berakhirnya rangkaian prosesi Ngaben pada siang hari, situasi keamanan dan ketertiban di Lingkungan Taman Indah, Kel. Martajaya tetap terjaga dengan baik. Tidak ada insiden atau gangguan yang berarti selama kegiatan berlangsung. Kegiatan Yanmas ini ditutup dengan salaman hangat antara personel Bhabinkamtibmas dengan perwakilan keluarga almarhum/almarhumah sebagai tanda dukacita dan solidaritas kemanusiaan.

Polres Pasangkayu melalui Polsek Pasangkayu akan terus meningkatkan intensitas patroli dan pelayanan masyarakat di berbagai titik rawan serta area kegiatan kemasyarakatan lainnya guna mempertahankan stabilitas keamanan wilayah Pasangkayu yang kondusif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *