Wakapolda Sulbar Pastikan SPN Siap Sambut Diktukba Polri TA 2026, Tekankan Integritas dan Kualitas Pendidikan

MAMUJU – Wakapolda Sulawesi Barat, Brigjen Pol Hari Santoso, memastikan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulbar telah siap menyelenggarakan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Tahun Anggaran 2026. Kepastian tersebut diperoleh setelah Wakapolda meninjau langsung kesiapan seluruh fasilitas dan perangkat pendidikan di SPN Polda Sulbar, Senin (13/7/2026).

Dalam kunjungan itu, Wakapolda didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Sulbar dan disambut Plt. Kakorsis SPN beserta jajaran pengelola pendidikan. Peninjauan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan seluruh tahapan persiapan telah memenuhi standar, mulai dari administrasi, tenaga pendidik, hingga kesiapan sarana dan prasarana menjelang dimulainya pendidikan.

Berdasarkan paparan yang diterima, sebanyak 93 calon siswa dijadwalkan memasuki SPN Polda Sulbar pada 15 Juli 2026. Seluruh mekanisme penerimaan, penyambutan, hingga pengenalan lingkungan pendidikan telah dipersiapkan secara matang agar proses berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan Polri.

Selain memastikan kesiapan fasilitas, Wakapolda juga menaruh perhatian besar terhadap kualitas tenaga pendidik dan pengasuh. Puluhan personel yang telah memiliki sertifikasi sebagai tenaga pendidik maupun pengasuh dinilai siap menjalankan tugas membentuk karakter para calon Bintara. Sementara itu, berbagai fasilitas pendukung seperti ruang kelas, asrama, ruang makan, tempat ibadah, sarana olahraga, hingga layanan kesehatan telah dinyatakan siap digunakan.

Meski memberikan apresiasi atas kesiapan tersebut, Brigjen Pol Hari Santoso mengingatkan seluruh jajaran agar tidak berpuas diri. Ia meminta seluruh unsur kembali melakukan pengecekan terhadap kurikulum, kesiapan logistik, kualitas tenaga pendidik, hingga pengelolaan anggaran agar seluruh proses pendidikan berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari penyimpangan.

Menurutnya, SPN memiliki peran strategis sebagai tempat mencetak generasi Bhayangkara yang profesional, berintegritas, disiplin, serta memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, setiap tenaga pendidik dan pengasuh harus mampu menjadi teladan bagi para siswa sejak hari pertama menjalani pendidikan.

Wakapolda juga menegaskan komitmen Polda Sulbar dalam mewujudkan pendidikan yang bersih. Ia mengingatkan agar tidak ada praktik pungutan liar dalam bentuk apa pun kepada siswa maupun keluarganya, karena seluruh kebutuhan pendidikan telah ditanggung melalui anggaran negara.

Usai rapat evaluasi, Wakapolda bersama rombongan meninjau langsung berbagai fasilitas di lingkungan SPN, mulai dari gerbang utama, jalur kedatangan siswa, lapangan, ruang kelas, asrama, dapur, ruang makan, fasilitas kesehatan hingga ruang administrasi. Pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh laporan yang disampaikan benar-benar sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

Melalui kesiapan yang matang tersebut, Polda Sulawesi Barat menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan pembentukan Bintara Polri yang berkualitas, transparan, humanis, dan berintegritas, sehingga mampu melahirkan personel Polri yang profesional, berkarakter, serta siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *