Bahas Penanganan Stunting dan Perencanaan RKPDes 2027, Bhabinkamtibmas Polsek Mamasa Hadiri Musrenbang di Desa Rambusaratu

MAMASA – Dalam upaya mendukung program pembangunan desa yang tepat sasaran dan transparan, Bhabinkamtibmas Desa Rambusaratu, Brigpol Sukriyadi Syam, menghadiri serangkaian kegiatan musyawarah penting di Kantor Desa Rambusaratu, Kecamatan Mamasa. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (17/7/2026) mulai pukul 08.30 Wita hingga 12.30 Wita ini mencakup Rembuk Stunting, Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027, serta penetapan data Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (Siks-NG).

Kapolsek Mamasa, Iptu Ana Yudi Hayato, menjelaskan bahwa kehadiran Polri dalam forum perencanaan desa merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah daerah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Rambusaratu beserta staf, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pendamping desa dan kecamatan, para Kepala Dusun, bidan, kader kesehatan, tokoh masyarakat, agama, pendidikan, serta warga desa.

Fokus utama pembahasan dalam musyawarah kali ini adalah penanganan dan penanggulangan stunting, khususnya melalui pemantauan kesehatan remaja putri dan calon pengantin. Selain itu, dibahas juga prioritas pengembangan infrastruktur desa dan penetapan data penerima bantuan sosial agar benar-benar tepat sasaran kepada warga yang layak menerimanya. Salah satu poin strategis yang mengemuka adalah rencana pengembangan perekonomian desa melalui pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), khususnya di bidang komoditas Ketapang sebagai potensi unggulan lokal.

Dalam arahannya, Brigpol Sukriyadi Syam menekankan pentingnya transparansi dalam penggunaan Dana Desa untuk mencegah timbulnya kecurigaan di tengah masyarakat. Ia juga mengimbau agar Pemerintah Desa dan kader kesehatan lebih aktif memantau kondisi balita, terutama penderita stunting, melalui kegiatan Posyandu yang rutin. “Transparansi dan kepedulian terhadap kesehatan generasi muda adalah kunci kesejahteraan desa,” ujarnya.

Kegiatan berjalan dengan suasana demokratis dan kondusif, menghasilkan kesepakatan bersama terkait prioritas pembangunan tahun depan. Kehadiran Bhabinkamtibmas tidak hanya memberikan rasa aman selama jalannya acara, tetapi juga mempererat silaturahmi antara aparat kepolisian dengan elemen masyarakat, sekaligus mengajak warga untuk proaktif melaporkan hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Dengan terlaksananya musyawarah ini, Desa Rambusaratu diharapkan dapat menyusun rencana pembangunan yang lebih terukur, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan warganya di masa depan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *