100 Tahun Baptisan Katolik Toraja Barat Diperingati Meriah, Ribuan Umat Padati Messawa Mamasa

MAMASA – Ribuan umat Katolik dari berbagai wilayah di Kevikepan Sulawesi Barat memadati Lapangan Sepak Bola Kecamatan Messawa, Kabupaten Mamasa, Sabtu (18/7/2026), untuk mengikuti perayaan syukur 100 Tahun Baptisan Katolik Pertama di Toraja Barat. Momentum bersejarah ini berlangsung khidmat, penuh sukacita, sekaligus menjadi simbol perjalanan panjang iman Katolik yang telah mengakar selama satu abad di kawasan tersebut.

Sekitar 1.000 umat menghadiri perayaan yang dimulai sejak pukul 09.00 WITA. Hadir dalam kesempatan itu Uskup Agung Keuskupan Agung Makassar Mgr. Fransiskus Nipa, Vikaris Episkopal Kevikepan Sulawesi Barat Pastor Octavianus Samson Bureny, Sekretaris Jenderal Keuskupan Agung Makassar Pastor Aidan Putra Sidik, para pastor, suster, frater, tokoh agama, serta masyarakat dari berbagai daerah.

Suasana perayaan semakin semarak dengan lantunan lagu-lagu pujian, penampilan vokal grup, hingga tarian tradisional yang menggambarkan kekayaan budaya lokal berpadu dengan nilai-nilai religius. Puncak acara ditandai dengan ibadah syukur yang dipimpin langsung oleh Uskup Agung Mgr. Fransiskus Nipa.

Dalam ibadah tersebut, juga dilakukan pelantikan lima frater baru sebagai bagian dari regenerasi pelayan gereja yang diharapkan mampu melanjutkan misi pelayanan dan pewartaan iman di tengah masyarakat.

Sekitar pukul 11.40 WITA, Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, SE., MM., tiba di lokasi dan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya perayaan bersejarah tersebut. Ia mengucapkan selamat datang kepada Uskup Agung Makassar serta mengajak seluruh umat untuk terus menjaga nilai-nilai persaudaraan dan toleransi yang telah menjadi kekuatan masyarakat Mamasa.

“Selamat datang Uskup Agung Keuskupan Agung Makassar di Kabupaten Mamasa. Mari kita menjaga identitas kita sebagai umat Tuhan yang telah berjalan selama 100 tahun,” ujar Bupati Welem Sambolangi di hadapan ribuan umat.

Bupati juga menegaskan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai fondasi pembangunan daerah. Menurutnya, keberagaman yang terpelihara dengan baik menjadi modal utama untuk mewujudkan Kabupaten Mamasa yang damai dan harmonis.

Ia berharap umat Katolik terus memberikan kontribusi positif melalui pemikiran, pelayanan, dan karya nyata demi kemajuan Kabupaten Mamasa di masa mendatang.

Perayaan syukur seabad baptisan Katolik pertama di Toraja Barat berakhir sekitar pukul 13.00 WITA dengan suasana penuh kebersamaan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Kapolsek Sumarorong, IPTU M. Isfan Fajar Satrio, S.Tr.K., M.H., memastikan pengamanan berjalan optimal sehingga seluruh rangkaian acara dapat terlaksana tanpa kendala. Perayaan ini tidak hanya menjadi momentum refleksi perjalanan iman selama 100 tahun, tetapi juga memperkuat semangat persatuan, toleransi, dan kebersamaan masyarakat di Kabupaten Mamasa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *