POLMAN – Aparat Polres Polewali Mandar bergerak cepat menangani peristiwa kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah BTN dan satu unit mobil Toyota Kijang di Perumahan Bumi Sarampu Damai, Dusun Lemo Tua, Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu (18/7/2026) dini hari.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.10 WITA itu langsung mendapat respons dari personel gabungan piket fungsi Satreskrim Polres Polman bersama Polsek Binuang. Tim dipimpin Pamapta I Polres Polman, IPDA Mochamad Nursatrya, S.Tr.I.K., yang segera menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
Berdasarkan keterangan saksi berinisial M (32), dirinya bersama sang suami, S (33), sedang tertidur saat mendengar teriakan warga yang memberitahukan adanya kebakaran. Saat keluar rumah, mereka melihat sebuah mobil Toyota Kijang yang terparkir di depan rumah sudah dilalap api. Kobaran api kemudian merembet dengan cepat hingga membakar dua unit rumah BTN yang berada tepat di depannya.
Informasi sementara dari warga menyebutkan kedua rumah tersebut telah lama dalam keadaan kosong dan identitas pemiliknya masih belum diketahui. Sementara mobil Toyota Kijang yang terbakar diketahui sering digunakan oleh seorang pria yang dikenal dengan nama Maulu.
Berkat kerja sama warga dan dukungan dua unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Polewali Mandar, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.30 WITA sehingga tidak meluas ke bangunan lainnya.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kebakaran menyebabkan kerugian material berupa dua unit rumah BTN dan satu unit mobil Toyota Kijang yang hangus terbakar.
Pamapta I Polres Polman, IPDA Mochamad Nursatrya, mengatakan pihaknya telah melakukan pengamanan lokasi, olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab kebakaran.
“Setelah menerima laporan masyarakat, kami langsung menuju lokasi untuk mengamankan TKP, melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan para saksi, serta memasang garis polisi. Hingga saat ini penyebab kebakaran, termasuk identitas pemilik rumah dan kendaraan, masih dalam proses penyelidikan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan mempercayakan penanganan perkara ini kepada pihak kepolisian,” ujar IPDA Mochamad Nursatrya.
Hingga kini, Satreskrim Polres Polewali Mandar masih terus melakukan penyelidikan dan mengumpulkan berbagai keterangan guna memastikan penyebab pasti kebakaran. Selama proses penanganan berlangsung, situasi di sekitar lokasi dilaporkan tetap aman dan kondusif.









