Kapolres Majene Hadiri Pembukaan Diktukba Polri TA 2026, Tegaskan Pentingnya Integritas dan Semangat Pengabdian Calon Bhayangkara

MAJENE – Kapolres Majene AKBP Muhammad Amiruddin, S.I.K., menghadiri upacara pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Barat, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Senin (20/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum dimulainya proses pembentukan 126 calon Bintara Polri asal Sulawesi Barat yang akan ditempa menjadi insan Bhayangkara yang profesional, humanis, serta siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, S.I.K., M.H. Dalam amanatnya, Kapolda menekankan bahwa keberhasilan seorang anggota Polri tidak semata-mata ditentukan oleh kemampuan teknis kepolisian, tetapi juga oleh moralitas, integritas, disiplin, serta keikhlasan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Kapolda Sulbar juga mengingatkan bahwa kepercayaan publik merupakan aset utama institusi Polri yang harus dibangun melalui pelayanan yang cepat, ramah, profesional, transparan, dan berkeadilan. Oleh karena itu, setiap peserta didik diharapkan mampu mengikuti seluruh tahapan pendidikan dengan sungguh-sungguh agar kelak menjadi anggota Polri yang berkarakter, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan tugas di tengah masyarakat.

Selain kepada para siswa, Kapolda turut memberikan penekanan kepada seluruh tenaga pendidik dan pengasuh agar melaksanakan proses pendidikan secara profesional, objektif, dan bermartabat tanpa praktik kekerasan maupun perundungan. Menurutnya, ketegasan dalam pendidikan harus menjadi sarana membentuk karakter dan kedisiplinan, bukan menumbuhkan rasa takut.

Sementara itu, Kapolres Majene AKBP Muhammad Amiruddin menyampaikan apresiasi atas dimulainya pendidikan bagi para calon Bintara Polri. Ia berharap seluruh peserta mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membentuk diri menjadi anggota Polri yang memiliki kompetensi, loyalitas, serta dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Pendidikan ini merupakan fondasi awal dalam membentuk karakter dan profesionalisme setiap calon anggota Polri. Saya berharap seluruh peserta mengikuti setiap proses dengan disiplin, penuh tanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dan etika. Jadilah Bhayangkara yang Presisi, humanis, dan selalu hadir memberikan rasa aman serta solusi bagi masyarakat,” ujar AKBP Muhammad Amiruddin.

Kapolres Majene juga menegaskan bahwa tantangan tugas Polri ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan personel yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki empati, kemampuan berkomunikasi, serta komitmen kuat dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Dengan bekal pendidikan yang baik, para calon Bintara diharapkan mampu menjadi generasi Polri yang semakin profesional, modern, dan dipercaya publik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *