Patroli Jalan Kaki Sat Samapta Polres Majene Sasar Pasar dan Terminal, Cegah Premanisme serta Kejahatan Jalanan

MAJENE – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, personel Satuan Samapta Polres Majene menggelar patroli jalan kaki di sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya tindak kriminalitas dan aksi premanisme di wilayah Kota Majene, Senin (20/7/2026).

Patroli yang dipimpin oleh Aiptu Hasrun tersebut menyasar kawasan Pasar Sentral Majene, terminal yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Kehadiran polisi di tengah keramaian diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi terjadinya gangguan kamtibmas.

Tidak hanya melakukan pemantauan, personel Sat Samapta juga menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para pedagang, sopir angkutan, maupun warga yang ditemui selama patroli berlangsung. Dalam kesempatan itu, petugas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.

Warga diimbau agar tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan tindakan kriminal, aksi premanisme, maupun aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Respons cepat dari masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

Aiptu Hasrun menjelaskan, patroli jalan kaki merupakan salah satu langkah preventif yang rutin dilakukan Sat Samapta Polres Majene untuk mengantisipasi berbagai bentuk kejahatan, khususnya di lokasi yang memiliki tingkat mobilitas masyarakat cukup tinggi.

“Melalui patroli dialogis ini, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman saat beraktivitas. Selain mencegah tindak kriminalitas dan premanisme, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat sehingga komunikasi dapat terjalin dengan baik,” ujarnya.

Polres Majene menegaskan akan terus meningkatkan intensitas patroli, baik siang maupun malam hari, sebagai bagian dari komitmen memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Diharapkan, sinergi antara kepolisian dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini dan stabilitas keamanan di wilayah Kota Majene tetap terjaga.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *