MAMUJU TENGAH – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Mamuju Tengah terus mengintensifkan upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) melalui patroli rutin dengan metode hunting system di wilayah hukumnya, Rabu (29/7/2026).
Patroli yang digelar di sepanjang Jalan Trans Sulawesi ini menyasar para pengguna jalan, khususnya pengendara yang masih melakukan pelanggaran lalu lintas seperti tidak menggunakan helm standar keselamatan dan kendaraan yang membawa muatan melebihi kapasitas (over loading).
Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas Polres Mamuju Tengah tidak hanya melakukan penindakan berupa teguran tertulis kepada pelanggar, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan edukasi tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Selain memberikan imbauan secara langsung, petugas juga membagikan brosur keselamatan berkendara kepada masyarakat. Pengendara yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) turut diarahkan untuk segera mengurus SIM sesuai prosedur yang berlaku sebagai bentuk kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.
Patroli dipimpin oleh Ps Kanit Turjawali Satlantas Polres Mamuju Tengah, BRIPKA Sarbini, bersama personel BRIPTU Ridwan Ali, BRIPTU Syahid, BRIPDA Putra, dan BRIPDA Asrar. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WITA dengan situasi yang aman, tertib, dan lancar.
Kapolres Mamuju Tengah AKBP Ari Prayitno, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Lantas IPTU Bambang Hermiady, mengapresiasi pelaksanaan patroli tersebut. Menurutnya, langkah preventif melalui edukasi dan teguran humanis merupakan bentuk nyata kepedulian Polri dalam melindungi masyarakat.
“Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama. Melalui kegiatan ini kami berharap para pengguna jalan semakin sadar bahwa disiplin berlalu lintas adalah kunci utama mencegah kecelakaan,” ujar IPTU Bambang Hermiady.
Ia menambahkan, Satlantas Polres Mamuju Tengah akan terus meningkatkan patroli, pengawasan, serta edukasi kepada masyarakat sebagai upaya membangun budaya tertib berlalu lintas. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas, sekaligus menciptakan situasi Kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh pengguna jalan.









