Pria Ditemukan Tewas di Sawah Binuang, Polisi Gerak Cepat Olah TKP

POLMAN – Personel gabungan Polres Polewali Mandar bersama Polsek Binuang bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di area persawahan Dusun Lemo Tua, Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu (2/8/2026).

Laporan pertama diterima sekitar pukul 17.05 WITA dari Kepala Dusun Lemo Tua, Junaedi, yang kemudian diteruskan oleh Bhabinkamtibmas Desa Kuajang kepada Kapolsek Binuang IPTU Rahman, S.Sos., M.Si. Mendapat informasi tersebut, jajaran Polsek Binuang langsung bergerak menuju lokasi guna mengamankan tempat kejadian sekaligus melakukan langkah-langkah awal penyelidikan.

Kapolsek Binuang IPTU Rahman, S.Sos., M.Si., didampingi Kanit Reskrim Polsek Binuang AIPTU Aras bersama personel piket, segera melakukan pengecekan di lokasi. Tak berselang lama, sekitar pukul 18.15 WITA, personel piket Polres Polewali Mandar bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Polewali Mandar yang dipimpin KBO Satreskrim IPTU Iwan Rusmana, didampingi Perwira Pengawas Lapangan IPDA Ahmad Yakin serta Kaur Identifikasi AIPTU Mahyung beserta anggota tiba di lokasi untuk melaksanakan olah TKP secara menyeluruh.

Petugas melakukan identifikasi terhadap korban, mendokumentasikan kondisi TKP, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap penyebab pasti meninggalnya korban.

Korban diketahui bernama MO’in (49), seorang petani sekaligus pekebun yang merupakan warga Dusun Lemo, Desa Kuajang, Kecamatan Binuang. Berdasarkan keterangan saksi, korban ditemukan dalam keadaan tergeletak di bawah pohon kelapa dengan luka di bagian kepala. Saksi yang melihat kejadian tersebut kemudian meminta bantuan warga sekitar sebelum melaporkan peristiwa itu kepada aparat kepolisian.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, diketahui korban sehari-hari mencari nafkah dengan mengumpulkan kelapa yang jatuh dari pohon milik warga untuk kemudian dijual. Aktivitas tersebut diduga sedang dilakukan korban sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia.

Setelah proses olah TKP selesai, jenazah korban dievakuasi ke RSU Hj. Andi Depu Polewali untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu bilah parang yang diduga milik korban serta satu buah kelapa yang ditemukan di sekitar lokasi.

Kapolsek Binuang IPTU Rahman, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa pihaknya langsung merespons cepat laporan masyarakat dengan berkoordinasi bersama Polres Polewali Mandar agar penanganan dilakukan sesuai prosedur.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat, kami segera mendatangi lokasi bersama personel Polres Polewali Mandar untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan para saksi. Namun demikian, kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dan terus melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut,” ujar IPTU Rahman.

Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab meninggalnya korban dan menyerahkan sepenuhnya proses pengungkapan kasus kepada aparat penegak hukum berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan medis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *