MAMASA – Guna memastikan kesiapan personel dalam melayani masyarakat serta menjamin standar operasional prosedur (SOP) di lingkungan markas, Polres Mamasa melaksanakan kegiatan pengecekan piket fungsi dan pemeriksaan tahanan pada Kamis (6/8/2026) pukul 08.00 WITA. Kegiatan pengawasan rutin ini dipimpin langsung oleh Perwira Pengawas IPTU Andi Panaungi dan IPDA Sudirman, menyasar seluruh satuan kerja yang bertugas pada shift pagi.
Pemeriksaan mencakup delapan fungsi utama, mulai dari SPKT/Operator 110, Sat Tahti, Intelkam, Reskrim, Narkoba, Lantas, Samapta, hingga Provos. Dari total 18 personel yang seharusnya bertugas, sebagian besar hadir lengkap dan siap menerima tugas. Namun, ditemukan beberapa catatan administratif seperti satu personel SPKT sedang menjalankan tugas lapangan, satu personel Sat Tahti mendapat izin, serta satu personel Samapta tanpa keterangan (TK). Temuan ini langsung ditindaklanjuti untuk menjaga disiplin dan akuntabilitas pelayanan kepolisian kepada publik.
Selain pengecekan personel, tim pengawas juga melakukan inspeksi mendadak terhadap Rumah Tahanan (Rutan) Polres Mamasa. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa rutan dalam keadaan aman dan terkendali dengan total 7 orang tahanan yang terdiri dari 4 orang kasus reskrim dan 3 orang kasus narkoba. Tidak terdapat tahanan jaksa, lantas, maupun titipan dari instansi lain, menandakan pengelolaan barang bukti dan tersangka berjalan sesuai regulasi.
Kapolres Mamasa melalui Perwira Pengawas menekankan bahwa pengecekan pagi hari bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi integritas institusi. “Kesiapan piket fungsi adalah cerminan profesionalisme kami. Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan cepat, tepat, dan manusiawi, baik di layanan 110 maupun dalam penanganan perkara. Kedisiplinan internal adalah kunci kepercayaan eksternal,” ujarnya.
Dengan situasi yang aman dan terkendali pasca-pemeriksaan, Polres Mamasa menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan prima. Sinergi antara pengawasan internal dan kesiapan personel menjadi jaminan bahwa Polri selalu hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang responsif di Kabupaten Mamasa.









