Polda Sulbar — Komitmen kuat untuk mendorong kemajuan daerah ditunjukkan Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta bersama jajaran pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Barat. Keduanya sepakat, pengembangan potensi daerah harus menjadi kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam pernyataannya, Kapolda dan pimpinan DPRD menyoroti besarnya kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Sulbar, mulai dari sektor mineral hingga potensi pariwisata yang dinilai belum tergarap maksimal.
Ketua DPRD Sulbar menegaskan, karakter masyarakat Sulbar yang dikenal tegas dan pekerja keras merupakan modal sosial yang sangat penting dalam mendorong percepatan pembangunan. Namun, ia mengingatkan bahwa potensi besar tersebut harus diiringi dengan penyelesaian berbagai persoalan di lapangan.
“Pengembangan daerah tidak bisa berjalan tanpa kondisi yang kondusif. Semua tantangan harus diselesaikan agar kesejahteraan masyarakat bisa tercapai,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta menyampaikan optimismenya terhadap masa depan daerah. Ia menyebut Sulawesi Barat sebagai wilayah yang kaya akan sumber daya alam, termasuk potensi mineral berlapis yang bernilai strategis.
Tak hanya itu, sektor pariwisata juga dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.
“Saya yakin dalam 5 sampai 10 tahun ke depan, Sulawesi Barat akan semakin maju,” ujarnya penuh keyakinan.
Sebagai langkah nyata, Polda Sulbar akan mengirimkan tim Dokter Kesehatan (Dokkes) untuk melakukan survei di Desa Kopeang, Kecamatan Tappalang, Kabupaten Mamuju. Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi kondisi layanan kesehatan sekaligus mendorong perbaikan akses jalan menuju fasilitas kesehatan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan pelayanan dasar.
Di sisi lain, Wakil Ketua I DPRD Sulbar turut menyoroti potensi strategis di wilayah Botteng yang memiliki kandungan tanah jarang. Potensi ini dinilai dapat menjadi peluang besar jika dikelola secara tepat dan berkelanjutan.
Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menghadirkan situasi yang aman dan kondusif, sehingga mampu menarik minat investasi ke daerah.
“Kalau kondisi aman dan peluang terbuka, investor pasti datang. Ini yang harus kita jaga bersama demi kesejahteraan masyarakat Sulbar,” pungkasnya.
Sinergitas antara Polda Sulbar dan DPRD ini menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan daerah tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mengoptimalkan potensi, menarik investasi, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat secara berkelanjutan.







