Pengeroyokan Antar Pemuda di Desa Paku, Polres Polman Amankan Satu Pelaku

POLMAN — Dugaan tindak pidana penganiayaan dan pengeroyokan antar pemuda terjadi di depan Masjid Raya Nurul Muttahidin, Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Selasa malam (26/5/2026). Dalam insiden tersebut, satu orang terduga pelaku berhasil diamankan aparat kepolisian.

Peristiwa itu langsung mendapat respons cepat dari personel gabungan URC Satreskrim, Unit IV Kamneg Sat Intelkam Polres Polman bersama jajaran Polsek Binuang yang turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan.

Kegiatan penanganan dipimpin langsung Kasat Intelkam Polres Polman IPTU Haspar, S.H., didampingi Kapolsek Binuang IPTU H. Rahman, S.Sos., M.Si.

Berdasarkan informasi yang dihimpun polisi, kejadian bermula saat sejumlah pemuda asal Dusun Lombok, Desa Benteng Paremba, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang singgah makan malam di salah satu warung nasi kuning di Desa Paku sekitar pukul 21.30 WITA.

Tidak lama berselang, beberapa pemuda dari Desa Paku datang ke lokasi yang sama. Sempat terjadi ketegangan antara kedua kelompok, namun situasi berhasil diredam oleh pemilik warung.

Usai makan, rombongan korban hendak kembali ke Kabupaten Pinrang dan sempat berhenti di Masjid Raya Nurul Muttahidin. Namun saat berada di lokasi tersebut, mereka diduga didatangi sekitar 20 orang pemuda yang kemudian melakukan aksi pengeroyokan.

Akibat kejadian itu, salah satu korban bernama Rasyid mengalami luka robek pada bagian kepala dan telinga kiri akibat lemparan batu. Korban saat ini menjalani perawatan medis di RS Madising.

Sementara korban lainnya, Erdi, juga diduga menjadi sasaran pemukulan oleh kelompok pelaku.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi telah mengantongi identitas sejumlah terduga pelaku, di antaranya M. Faiz, Refan, Muhammad Fauzan alias Ocang Kecil, dan Ahmad Fauzan alias Ocang Besar.

Petugas kemudian berhasil mengamankan salah satu terduga pelaku, yakni M. Faiz, di salah satu rumah rekannya di Desa Paku. Sedangkan beberapa terduga lainnya masih dalam proses pencarian.

“Kami telah melakukan langkah cepat dengan mendatangi TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan salah satu terduga pelaku guna proses pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman dan pencarian terhadap terduga pelaku lainnya. Kami mengimbau seluruh pihak untuk tetap menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada pihak kepolisian agar situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar Kasat Intelkam Polres Polman IPTU Haspar, S.H.

Saat ini kasus dugaan pengeroyokan tersebut masih dalam penanganan Polres Polewali Mandar bersama Polsek Binuang guna proses hukum lebih lanjut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *