Sayyang Pattuddu di Pasangkayu Dikawal Polisi, Tradisi Adat Mandar Berlangsung Aman

PASANGKAYU – Tradisi budaya Mandar Sayyang Pattuddu dalam rangka penamatan Al-Qur’an di Dusun Randomayang 1, Desa Randomayang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, berlangsung aman dan tertib, Rabu (12/8/2026).

Untuk memastikan kegiatan masyarakat tersebut berjalan lancar, Bhabinkamtibmas Polsek Bambalamotu, Aipda Hamdani, hadir melakukan pengamanan sekaligus pengawalan rangkaian acara yang dimulai sekitar pukul 14.30 WITA.

Pengamanan difokuskan pada iring-iringan kuda tunggangan peserta Sayyang Pattuddu. Kehadiran personel kepolisian dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama tradisi adat berlangsung.

Selain mengawal jalannya kegiatan, Aipda Hamdani juga menyampaikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat dan seluruh peserta yang hadir. Warga diajak bersama-sama menjaga ketertiban, keamanan, serta saling menghormati agar tradisi budaya tersebut dapat berlangsung dengan nyaman.

Kapolsek Bambalamotu IPTU Ayi Solihin mengatakan, keterlibatan personel Polri dalam kegiatan adat dan budaya masyarakat merupakan bagian dari tugas pelayanan kepolisian, khususnya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat. Kami mengimbau seluruh peserta dan masyarakat yang hadir untuk tetap menjaga ketertiban serta saling menghormati agar kegiatan adat dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” ujar IPTU Ayi Solihin.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan setiap kegiatan yang melibatkan banyak warga. Dengan dukungan masyarakat, kegiatan adat dan budaya dapat tetap terlaksana dengan khidmat tanpa mengganggu ketertiban umum.

Tradisi Sayyang Pattuddu sendiri menjadi salah satu bagian dari budaya Mandar yang masih terus dilestarikan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, tradisi ini identik dengan arak-arakan peserta yang menunggangi kuda berhias sebagai bagian dari perayaan setelah menyelesaikan atau menamatkan bacaan Al-Qur’an.

Pengamanan yang dilakukan Bhabinkamtibmas juga menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi turut memberikan rasa aman dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan, adat, dan budaya.

Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar dan tertib. Acara kemudian berakhir dalam keadaan kondusif tanpa adanya gangguan Kamtibmas.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *