PASANGKAYU – Polres Pasangkayu memastikan seluruh menu dalam Program Makanan Bergizi Gratis Tahun Anggaran 2026 aman dikonsumsi. Kepastian ini diperoleh setelah Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) melakukan uji food safety terhadap makanan yang disiapkan di SPPG Polres Pasangkayu, Senin (6/4/2026) pagi.
Pemeriksaan yang berlangsung sejak pukul 07.30 WITA tersebut merupakan bagian dari pengawasan ketat untuk menjamin kualitas makanan sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat. Langkah ini dilakukan guna memastikan setiap sajian memenuhi standar kesehatan, higienis, dan layak konsumsi.
Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata melalui Ba Sidokkes Brigpol Erwin Jamal menjelaskan, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap sampel makanan yang diproduksi di dapur SPPG. Sedikitnya lima jenis makanan diuji, yakni nasi putih, tempe kecap, telur puyuh, kol dan wortel, serta buah anggur.
“Seluruh sampel telah melalui uji kimia dan organoleptik untuk memastikan tidak ada kandungan berbahaya serta kualitas makanan tetap terjaga,” jelasnya.
Hasil uji kimia menunjukkan seluruh sampel makanan negatif dari zat berbahaya seperti formalin (HCHO), nitrit (NO2), arsen (As), dan sianida (CN). Temuan ini menegaskan bahwa makanan yang disajikan bebas dari bahan kimia berbahaya yang dapat mengancam kesehatan.
Tak hanya itu, pemeriksaan organoleptik—meliputi bentuk, bau, rasa, dan warna—juga menunjukkan hasil normal. Artinya, kualitas fisik makanan dinilai baik dan masih dalam standar aman untuk dikonsumsi.
Dengan hasil tersebut, Sidokkes Polres Pasangkayu menyimpulkan seluruh menu makanan yang diperiksa dinyatakan layak konsumsi. Hal ini menjadi bukti komitmen Polres Pasangkayu dalam mendukung program pemerintah menyediakan makanan bergizi yang aman dan berkualitas bagi masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi langkah preventif guna memastikan setiap proses pengolahan dan penyajian makanan tetap sesuai standar kesehatan. Dengan begitu, manfaat program Makanan Bergizi Gratis dapat dirasakan secara optimal tanpa mengabaikan aspek keamanan pangan.
Diketahui, proses pengolahan makanan dalam kegiatan ini berada di bawah tanggung jawab Ibu Erwinda selaku chef, yang memastikan seluruh tahapan produksi dilakukan secara higienis dan sesuai prosedur.
Melalui kegiatan food safety ini, Polres Pasangkayu menegaskan perannya tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dalam mendukung program kemanusiaan serta peningkatan kualitas kesehatan melalui pengawasan pangan yang ketat dan berkelanjutan.







