MAMUJU – Respons cepat jajaran Polsek Kalumpang bersama personel BKO Polresta Mamuju berhasil meredam perkelahian antar kelompok warga yang melibatkan masyarakat Desa Karataun, Desa Salumakki, dan Desa Kondobulo, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sabtu (6/6/2026).
Peristiwa yang sempat memicu ketegangan di tengah masyarakat tersebut langsung ditangani aparat kepolisian setelah menerima laporan dari warga. Personel yang tiba di lokasi segera melakukan langkah pengamanan guna mencegah konflik meluas dan mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Berkat kesigapan petugas, kondisi yang sempat memanas berhasil dikendalikan dalam waktu singkat. Tidak ada gangguan kamtibmas yang lebih besar dan situasi di wilayah tersebut kembali berangsur kondusif.
Setelah keadaan dinyatakan aman, Polsek Kalumpang bersama personel BKO Polresta Mamuju mengambil langkah lanjutan dengan menginisiasi mediasi yang melibatkan para pihak yang berselisih. Hadir dalam pertemuan tersebut pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta unsur terkait lainnya.
Proses mediasi berlangsung dalam suasana kekeluargaan dengan mengedepankan musyawarah mufakat sebagai solusi penyelesaian permasalahan. Upaya tersebut membuahkan hasil positif setelah seluruh pihak sepakat mengakhiri perselisihan dan tidak melanjutkan permasalahan yang terjadi.
Kesepakatan damai yang dicapai menjadi bukti komitmen bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan hubungan antarwarga di Kecamatan Kalumpang.
Kapolsek Kalumpang, Iptu Asrul Asfah, mengapresiasi seluruh pihak yang telah menunjukkan sikap kooperatif selama proses penyelesaian berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan seluruh warga yang telah mendukung upaya penyelesaian masalah ini secara damai. Keberhasilan mediasi ini menunjukkan bahwa setiap persoalan dapat diselesaikan melalui dialog, musyawarah, dan semangat persaudaraan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya serta selalu mengedepankan komunikasi dan koordinasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan masing-masing.
Saat ini situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Desa Karataun, Desa Salumakki, dan Desa Kondobulo terpantau aman dan kondusif. Aktivitas warga pun telah kembali berjalan normal sebagaimana mestinya.
Keberhasilan mediasi ini menjadi contoh nyata bahwa penyelesaian konflik melalui pendekatan dialog dan musyawarah tetap menjadi cara terbaik dalam menjaga persatuan dan stabilitas sosial di tengah masyarakat.








