Polsek Mamasa Mediasi Perkelahian Dua Pemuda, Kasus Berakhir Damai

MAMASA – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Mamasa dalam menangani perkelahian yang melibatkan dua pemuda di Dusun Kole, Desa Rambusaratu, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Selasa (7/7/2026) malam. Berkat gerak cepat personel kepolisian, konflik yang sempat memanas berhasil diselesaikan secara damai melalui mediasi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.50 WITA setelah Polsek Mamasa menerima laporan dari masyarakat terkait adanya perkelahian antarwarga di lokasi acara persiapan pesta pernikahan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Mamasa IPTU Ana Yudi Hayato langsung memerintahkan personel untuk menuju tempat kejadian perkara (TKP) guna mengamankan situasi sekaligus memberikan penanganan terhadap pihak-pihak yang terlibat.

Berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan, perkelahian terjadi antara Yermia (22), warga Desa Tondok Bakkaru, Kecamatan Mamasa, dengan Julniawan (18), warga Desa Rambusaratu, Kecamatan Mamasa. Insiden dipicu karena keduanya tidak sengaja bersenggolan saat berjalan kaki di lokasi kegiatan, yang kemudian berkembang menjadi adu mulut hingga berujung pada aksi saling pukul.

Petugas juga menemukan fakta bahwa saat kejadian kedua pemuda tersebut berada di bawah pengaruh minuman keras tradisional jenis ballo, sehingga emosi keduanya tidak terkendali.

Akibat perkelahian tersebut, Julniawan mengalami luka di bagian kepala sebelah kanan hingga harus menjalani tiga jahitan di RS Banua Mamase. Korban juga mengalami luka pada pelipis mata kiri dan hidung akibat pukulan menggunakan kunci motor yang dilakukan oleh Yermia.

Dalam penanganannya, personel Polsek Mamasa bergerak cepat dengan menerima laporan masyarakat, mendatangi TKP, membawa korban untuk mendapatkan perawatan medis, mengamankan kedua belah pihak, serta memfasilitasi penyelesaian melalui mediasi kekeluargaan yang dituangkan dalam surat kesepakatan damai. Seluruh proses juga didokumentasikan dalam laporan resmi sebagai administrasi kepolisian.

Rangkaian penanganan perkara selesai sekitar pukul 04.30 WITA. Berkat kesigapan aparat kepolisian dan itikad baik kedua belah pihak, situasi kamtibmas di wilayah tersebut tetap aman dan kondusif.

Kapolsek Mamasa mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda, agar menghindari konsumsi minuman keras yang dapat memicu tindakan kriminal maupun gangguan keamanan. Ia juga mengajak seluruh warga untuk mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan sehingga tercipta lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *