Polsek Pana Dampingi Pengobatan Dua Pasien TBC, Perkuat Edukasi Cegah Penularan di Mamasa

MAMASA – Polsek Pana terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program kesehatan masyarakat melalui pendampingan penanganan penyakit Tuberkulosis (TBC). Pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 10.00 WITA, Bhabinkamtibmas Polsek Pana, Briptu Naldi Febri A.P., mendampingi tenaga kesehatan Puskesmas Pana, Daniati Mellao, S.Kep., Ns., melakukan kunjungan rumah (home visit) kepada dua pasien TBC di Desa Saloan, Kecamatan Pana, Kabupaten Mamasa.

Pendampingan tersebut dilakukan sebagai bentuk sinergi Polri dengan tenaga kesehatan dalam memastikan pasien memperoleh pengobatan secara rutin sekaligus memberikan edukasi kepada keluarga mengenai upaya pencegahan penularan penyakit.

Dua pasien yang mulai menjalani pengobatan pada hari itu masing-masing adalah Hardian Gandang Langi (20), warga Dusun Saloan, serta Ana Tasik Mattua (70), warga Dusun Leppo. Tim medis memeriksa kondisi kesehatan keduanya, menyerahkan obat anti-TBC, serta memberikan penjelasan mengenai pentingnya mengonsumsi obat secara teratur hingga tuntas agar proses penyembuhan berjalan optimal.

Kapolsek Pana IPTU Amsal Pamean mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut bertujuan memberikan rasa aman kepada tenaga kesehatan sekaligus memperkuat komunikasi dengan keluarga pasien agar ikut berperan aktif mendukung proses pengobatan.

Selain mendampingi pemeriksaan, Bhabinkamtibmas juga mengedukasi keluarga pasien tentang langkah-langkah pencegahan penularan TBC, termasuk pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, etika batuk, serta memastikan pasien disiplin menjalani terapi sesuai anjuran petugas kesehatan.

Dari hasil pemeriksaan, kedua pasien dipastikan positif TBC dan telah menyatakan komitmen untuk menjalani pengobatan secara rutin sesuai prosedur medis. Kegiatan pendampingan berlangsung hingga pukul 11.30 WITA dalam situasi aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, Polsek Pana menegaskan komitmennya mendukung program pemerintah dalam pengendalian penyakit menular. Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi mitra aktif dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui pendekatan humanis dan kolaboratif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *