Bhabinkamtibmas Patika Kawal Program Cegah Stunting di Pasangkayu

Pasangkayu – Komitmen mendukung percepatan penurunan angka stunting terus diperkuat jajaran Kepolisian melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat. Salah satunya ditunjukkan Bhabinkamtibmas Desa Patika, BRIPKA Irwan, yang menghadiri Musyawarah Desa Rembuk Stunting Tahun 2026 di Aula Kantor Desa Patika, Kecamatan Sarudu, Kabupaten Pasangkayu, Senin (3/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut menjadi forum strategis dalam menyusun langkah bersama untuk mencegah dan menurunkan angka stunting di Desa Patika. Hadir dalam kegiatan itu Perwakilan Camat Sarudu Sugianto, S.IP., Kepala Desa Patika Syamsu, Ketua BPD Desa Patika Syahril Samad, Kepala Puskesmas Sarudu II Mustakim, S.Kep., Sekretaris Desa Patika Reski, Pendamping Desa Basri, S.H., serta para kader kesehatan se-Desa Patika.

Dalam musyawarah tersebut, berbagai strategi pencegahan stunting dibahas secara terbuka. Pemerintah desa, tenaga kesehatan, Bhabinkamtibmas, dan kader kesehatan menyatukan komitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak agar terbebas dari risiko stunting.

Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah masih rendahnya kesadaran sebagian orang tua untuk rutin membawa anak ke Posyandu. Para kader kesehatan menilai kondisi tersebut perlu diatasi melalui edukasi yang lebih masif agar masyarakat memahami pentingnya pemantauan kesehatan, pemberian gizi yang cukup, serta pemeriksaan berkala sejak usia dini.

Kehadiran BRIPKA Irwan dalam forum tersebut menunjukkan dukungan nyata Polri terhadap program pemerintah di bidang kesehatan. Peran Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif mendorong keberhasilan program-program pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

Kapolsek Sarudu IPTU Sofian Safruddin menegaskan bahwa Polri akan terus bersinergi dengan pemerintah desa, tenaga kesehatan, serta seluruh elemen masyarakat dalam mendukung percepatan penurunan stunting.

“Polri melalui Bhabinkamtibmas siap bersinergi dengan pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat untuk mendukung upaya pencegahan dan penurunan stunting. Melalui kolaborasi yang baik, diharapkan terwujud generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas sebagai penerus bangsa,” ujar IPTU Sofian Safruddin.

Melalui rembuk stunting ini, diharapkan lahir langkah-langkah konkret yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ibu dan anak. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci utama dalam mewujudkan Desa Patika yang bebas stunting serta melahirkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *