MAMASA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Mamasa kembali memperketat penegakan hukum terhadap pengguna jalan. Melalui operasi Hunting System, sebanyak 10 pelanggar lalu lintas ditindak di wilayah Kabupaten Mamasa, Senin (10/8/2026).
Operasi yang dimulai sekitar pukul 10.00 WITA tersebut dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Mamasa IPTU Eko Putra Irjayanto Zakiri M., S.Tr.K. Empat personel diterjunkan untuk menyisir sejumlah titik yang dinilai rawan terjadi pelanggaran.
Dalam operasi tersebut, petugas menemukan 10 pelanggaran lalu lintas, terdiri atas 8 pelanggaran kategori sedang dan 2 pelanggaran kategori berat. Sementara pelanggaran kategori ringan tidak ditemukan.
Dari hasil penindakan, dua pengemudi yang melakukan pelanggaran berat diberikan tilang. Sedangkan delapan pelanggar lainnya mendapat teguran lisan dan pembinaan karena melakukan pelanggaran kategori sedang.
Menariknya, seluruh proses penindakan berlangsung secara tertib. Tidak ada kendaraan roda dua maupun roda empat yang harus diamankan ke parkiran karena seluruh pengendara bersikap kooperatif saat diberikan tindakan oleh petugas.
Kasat Lantas Polres Mamasa menegaskan, penerapan metode Hunting System bukan semata-mata untuk memberikan sanksi kepada pengendara, tetapi juga menjadi langkah edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
“Metode Hunting System memungkinkan kami lebih fokus memantau perilaku pengemudi di lokasi tertentu. Kami berharap dengan adanya teguran dan tilang ini, para pelanggar dapat lebih disiplin dan mematuhi aturan demi keselamatan diri sendiri dan orang lain,” ujarnya.
Operasi berakhir dalam kondisi aman dan lancar. Satlantas Polres Mamasa memastikan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya menekan risiko kecelakaan dan membangun budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Mamasa.
Dengan operasi yang dilakukan secara humanis dan terukur, kehadiran polisi di jalan diharapkan tidak hanya memberikan efek jera, tetapi juga mendorong masyarakat semakin sadar bahwa keselamatan adalah prioritas utama dalam berkendar









