POLEWALI MANDAR — Kepolisian Resor Polewali Mandar (Polres Polman) terus menunjukkan dukungan terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Hal itu ditunjukkan melalui pendampingan Bhabinkamtibmas Penggerak Desa Lilli, Polsek Matangnga, Briptu Zulfadhli, saat petani menjual hasil panen jagung ke Perum Bulog, Selasa (11/8/2026).
Pendampingan tersebut dilakukan terhadap Kelompok Tani (Poktan) Sumber Tani dalam proses penjualan hasil produksi jagung yang berlangsung di Gudang Bulog Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar.
Dalam kegiatan itu, Poktan Sumber Tani berhasil menjual jagung sebanyak 5.900 kilogram atau 5,9 ton kepada Bulog. Jagung tersebut dibeli dengan harga Rp6.400 per kilogram, dengan kadar air hasil panen mencapai 11,8 persen.
Kehadiran Bhabinkamtibmas tidak hanya bertujuan memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, tetapi juga menjadi bentuk nyata perhatian Polri terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya para petani yang menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan.
Briptu Zulfadhli mengatakan, pendampingan terhadap petani akan terus dilakukan, termasuk dalam proses penjualan hasil produksi pertanian kepada Bulog.
“Kami terus melakukan pendampingan kepada para petani, termasuk dalam proses penjualan hasil produksi jagung ke Bulog. Harapannya, penyerapan hasil panen ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan petani serta memberikan kepastian pasar bagi hasil produksi mereka,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para petani agar senantiasa menjaga kualitas hasil panen. Menurutnya, kualitas jagung yang memenuhi standar akan memberikan peluang lebih baik dalam proses penyerapan sekaligus meningkatkan nilai jual hasil produksi petani.
Sementara itu, Kapolsek Matangnga Ipda Wijaya Sultan, S.H., menegaskan bahwa pendampingan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus membantu kelancaran kegiatan ekonomi masyarakat di wilayah hukum Polsek Matangnga.
“Pendampingan kepada petani merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan sekaligus memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman dan lancar,” kata Ipda Wijaya Sultan.
Penjualan 5,9 ton jagung Poktan Sumber Tani ke Bulog tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi antara petani, pemerintah, Bulog, dan kepolisian dalam mendorong penyerapan hasil pertanian. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas tersebut diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat serta memberikan rasa aman bagi petani dalam menjalankan kegiatan produksi hingga pemasaran hasil panen.
Polsek Matangnga pun berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat, khususnya dalam mendukung sektor pertanian dan program ketahanan pangan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga.









