PASANGKAYU – Polres Pasangkayu menunjukkan kesiapan penuh dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Marano Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Apel Corona Polres Pasangkayu, Senin (02/02/2026) pukul 08.00 WITA.
Apel gelar pasukan yang mengusung tema “Dalam Rangka Cipta Kondisi Mewujudkan Kamseltibcarlantas Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H” ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Pasangkayu, Kompol Agussalim Arsyad S., S.Ag., M.H., serta dihadiri unsur Forkopimda dan stakeholder terkait.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten Pasangkayu Drs. Badaruddin mewakili Bupati Pasangkayu, Kapten Inf Syarif selaku Pasi Ter Kodim 1427/Pasangkayu, Lettu Laut (E) Mei Handoko selaku Danpos Binpotmar TNI AL Pasangkayu, Fransiscus Juan Palempung, S.H., M.H. selaku Kasi Pidum mewakili Kajari Pasangkayu, Wakil Ketua II DPRD Pasangkayu Arwi, perwakilan Kasatpol PP Harlanuddin, Kepala Dinas Perhubungan Pasangkayu H. Masri Madawali, para Pejabat Utama Polres Pasangkayu, personel TNI-Polri, Dishub, serta Satpol PP.
Dalam amanat Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata, S.H., S.I.K. yang dibacakan Wakapolres, ditegaskan bahwa Operasi Keselamatan Marano 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dan dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Barat.
“Operasi ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, nyaman, dan selamat menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026,” tegasnya.
Ops Keselamatan Marano 2026 bertujuan menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, menurunkan tingkat fatalitas korban, serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Sasaran operasi mencakup seluruh potensi gangguan, ambang gangguan, hingga gangguan nyata yang berpotensi menyebabkan kemacetan dan kecelakaan, baik sebelum, saat, maupun setelah operasi berlangsung.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Kamseltibcarlantas bukan hanya tanggung jawab Polri, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Karena itu, dibutuhkan sinergi kuat dan koordinasi lintas sektor guna mendukung kelancaran pelaksanaan operasi di lapangan.
Wakapolres Pasangkayu Kompol Agussalim Arsyad menekankan kepada seluruh personel agar mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif yang edukatif serta humanis. Penegakan hukum tetap dilakukan, namun secara selektif dan profesional terhadap pelanggaran prioritas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal.
Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk menghindari tindakan kontraproduktif yang dapat mencederai kepercayaan publik serta menjaga citra Polri di tengah masyarakat. “Laksanakan tugas dengan semangat, ikhlas, penuh tanggung jawab, dan tetap menjunjung tinggi profesionalisme,” pesannya.
Dengan digelarnya Apel Gelar Pasukan ini, Polres Pasangkayu bersama seluruh stakeholder menyatakan siap all out menyukseskan Operasi Keselamatan Marano 2026. Harapannya, situasi lalu lintas di wilayah hukum Polres Pasangkayu tetap aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas menjelang Idul Fitri 1447 H dengan rasa aman dan nyaman.







