Polres Mamasa Dorong Ketahanan Pangan, Warga Nosu Tanam Jagung di Lahan Produktif

MAMASA – Komitmen mendukung ketahanan pangan terus digaungkan jajaran Polres Mamasa. Pada Senin, 24 Februari 2026 sekitar pukul 12.43 WITA, warga Dusun Turunan, Desa Minanga Timur, Kecamatan Nosu, Kabupaten Mamasa, melaksanakan kegiatan penanaman jagung sebagai langkah nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya konkret dalam memanfaatkan lahan produktif guna memperkuat sektor pertanian lokal. Lahan yang digunakan merupakan milik Bapak Lukas dengan luas kurang lebih 0,25 hektare. Proses penanaman sendiri telah dilakukan sehari sebelumnya, tepatnya pada 23 Februari 2026, dan diperkirakan masa panen akan berlangsung pada 23 Juli 2026 mendatang.

Program ini tidak hanya sekadar aktivitas pertanian biasa, namun juga menjadi simbol sinergitas antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam membangun kemandirian pangan di wilayah pedesaan. Kehadiran aparat di tengah masyarakat menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga aktif mendorong program pemberdayaan ekonomi.

Kegiatan penanaman jagung tersebut turut didorong dan didampingi langsung oleh Aipda Yoseph K.H yang berperan sebagai penggerak di lapangan. Ia secara aktif memberikan motivasi, arahan, serta semangat kepada warga untuk terus memanfaatkan lahan yang tersedia agar bernilai produktif dan menghasilkan.

Menurutnya, sektor pertanian memiliki potensi besar untuk menopang perekonomian masyarakat desa apabila dikelola secara maksimal dan berkelanjutan. Dengan pengelolaan yang baik, hasil panen nantinya diharapkan mampu memberikan tambahan pendapatan bagi pemilik lahan sekaligus berdampak positif terhadap perekonomian warga Desa Minanga Timur secara umum.

Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat desa. Optimalisasi lahan tidur menjadi lahan produktif diyakini mampu menekan ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah sekaligus meningkatkan kemandirian masyarakat.

Humas Polres Mamasa menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong kegiatan serupa di berbagai wilayah hukum Kabupaten Mamasa. Kolaborasi antara aparat dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan stabilitas ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan sosial.

Dengan semangat gotong royong dan dukungan semua pihak, hasil panen yang dijadwalkan pada Juli 2026 mendatang diharapkan menjadi bukti nyata bahwa upaya kecil yang dilakukan bersama mampu menghadirkan dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *