MAMASA – Aparat kepolisian berhasil menggagalkan rencana tawuran yang melibatkan puluhan remaja di wilayah Desa Lambanan, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Kamis dini hari (5/3/2026).
Aksi yang diduga akan berujung bentrokan tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WITA di Jalan Poros Desa Lambanan Toraja, tepatnya di depan SPBU Pertamina Lambanan. Informasi awal diterima Bhabinkamtibmas Desa Lambanan Brigpol Sukriyadi Syam dari Kepala Desa Lambanan terkait adanya sekelompok remaja yang diduga telah berjanji untuk melakukan tawuran di lokasi tersebut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Brigpol Sukriyadi Syam bersama personel piket Polsek Mamasa segera bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP). Saat tiba di lokasi, petugas mendapati sekitar 50 remaja berkumpul yang diduga akan terlibat dalam aksi tawuran.
Tanpa menunggu situasi berkembang, aparat kepolisian langsung membubarkan kerumunan tersebut guna mencegah terjadinya bentrokan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam operasi pencegahan tersebut, polisi berhasil mengamankan enam orang remaja yang diduga terlibat dalam rencana tawuran. Keenamnya masing-masing berinisial D (15), pelajar SMK Negeri 1 Mamasa; A (14) dan H (14), pelajar SMP 5 Mamasa; A (15), pelajar SMK YPK Mamasa; A (16), pelajar SMA Negeri 1 Mamasa; serta M (18), warga Desa Mambulilling.
Sekitar pukul 02.15 WITA, para remaja tersebut kemudian dibawa oleh Brigpol Sukriyadi Syam bersama personel Polsek Mamasa ke piket SPKT dan Satreskrim Polres Mamasa untuk diamankan serta dimintai keterangan lebih lanjut. Selain itu, sejumlah kendaraan roda dua yang mereka gunakan juga turut diamankan oleh petugas.
Kapolsek Mamasa IPTU Ana Yudhi Hayato mengatakan, tindakan cepat yang dilakukan personelnya merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif.
“Polri hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan mencegah terjadinya gangguan kamtibmas. Kami juga akan terus mengedepankan pembinaan kepada para remaja agar tidak terlibat dalam tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.
Ia juga mengimbau para orang tua dan pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas dan pergaulan para pelajar, terutama pada malam hari.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Kepolisian memastikan akan terus meningkatkan patroli serta pengawasan guna mencegah aksi serupa kembali terjadi di wilayah hukum Polres Mamasa.







