Polisi Turun ke Ladang, Pantau Lahan Jagung 1 Hektare Milik Petani di Mamasa

MAMASA – Aparat kepolisian terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan di daerah. Bhabinkamtibmas Polsek Mamasa turun langsung melakukan monitoring lahan jagung milik warga di Dusun Malapana, Desa Tamalantik, Kecamatan Tandukkalua, Kabupaten Mamasa, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 13.00 WITA tersebut menyasar lahan jagung milik Yohanis, anggota Kelompok Tani Bina Usaha. Lahan seluas kurang lebih 1 hektare itu diketahui telah ditanami jagung dan menjadi salah satu sumber produksi pertanian masyarakat setempat.

Monitoring dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Mamasa, Briptu Wahyu Kadir, sebagai bentuk pendampingan sekaligus pengawasan terhadap perkembangan sektor pertanian warga di wilayah binaannya.

Dalam kegiatan tersebut, Briptu Wahyu Kadir turut berdialog langsung dengan para petani guna mengetahui kondisi pertanian serta kendala yang dihadapi di lapangan. Dari hasil pemantauan, diketahui bahwa proses penanaman jagung di lahan tersebut dimulai pada 5 Maret 2026 dan diperkirakan akan memasuki masa panen pada 15 Juli 2026 mendatang.

Meski proses pengolahan lahan dan penanaman berjalan baik, para petani menyampaikan sejumlah kendala yang masih dihadapi. Salah satu masalah utama adalah kesulitan memperoleh pupuk serta bibit tanaman yang berkualitas.

Keterbatasan tersebut dinilai dapat mempengaruhi produktivitas hasil panen jika tidak segera mendapat perhatian dari pihak terkait.

Menanggapi hal tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Mamasa menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak hanya berperan menjaga keamanan, tetapi juga hadir mendampingi masyarakat dalam berbagai sektor, termasuk pertanian.

Pendampingan ini diharapkan mampu memberikan motivasi kepada para petani untuk terus mengembangkan usaha pertanian mereka, sekaligus menjadi jembatan dalam menyampaikan aspirasi dan kendala yang dihadapi petani kepada pihak terkait.

Selain memastikan kondisi keamanan wilayah tetap kondusif, kegiatan monitoring ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional melalui penguatan sektor pertanian di tingkat desa.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan penuh keakraban antara aparat kepolisian dengan masyarakat.

Melalui sinergi antara petani dan aparat kepolisian, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Mamasa dapat terus berkembang serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat setempat.

Humas Polres Mamasa Polda Sulbar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *