Balai Benih Rea Timur Dibobol Maling, Aki Traktor hingga Mesin Kubota Raib Polisi Datangi TKP

POLMAN – Dugaan tindak pidana pencurian terjadi di Balai Benih Tanaman Pangan Rea Timur, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar. Sejumlah inventaris penting milik balai benih dilaporkan hilang, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp23 juta.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Binuang langsung mendatangi lokasi kejadian perkara (TKP) pada Selasa (10/3/2026) untuk melakukan pengecekan dan pendataan awal.

Kasus ini pertama kali dilaporkan oleh Fadlia, selaku Kepala Seksi Sarana dan Prasarana (Kasi Sarpras) Balai Benih Tanaman Pangan Rea Timur, setelah mengetahui beberapa peralatan penting milik kantor tidak lagi berada di tempatnya.

Barang-barang yang dilaporkan hilang di antaranya dua unit aki 100 ampere untuk traktor dengan nilai sekitar Rp5 juta, dua unit aki 50 ampere untuk mobil truk senilai sekitar Rp3 juta, serta satu unit mesin pencacah rumput merek Kubota yang diperkirakan bernilai Rp15 juta.

Jika ditotal, kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp23 juta.

Peristiwa ini terungkap saat operator truk balai benih hendak menggunakan kendaraan operasional tersebut pada pukul 07.30 WITA. Saat melakukan pengecekan, ia mendapati aki mobil truk sudah tidak berada di tempatnya dan dudukan aki dalam kondisi rusak.

Padahal, sehari sebelumnya atau pada 9 Maret 2026, kendaraan operasional berupa mobil truk dan traktor masih sempat digunakan dalam kondisi normal.

Kapolsek Binuang IPTU Rahman S.Sos., M.Si membenarkan adanya laporan dugaan pencurian tersebut dan memastikan pihak kepolisian langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan awal.

“Personel Polsek Binuang langsung mendatangi TKP untuk melakukan pendataan awal. Kami mengimbau pihak pengelola dan saksi tetap tenang, serta menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada kepolisian,” ujar IPTU Rahman.

Ia menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti kasus tersebut secara profesional guna mengungkap pelaku sekaligus mengupayakan pemulihan barang yang hilang.

Saat ini, personel kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri kemungkinan jejak pelaku di sekitar lokasi kejadian.

Polisi berharap masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut dapat segera melapor guna membantu proses pengungkapan kasus.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *