MAMUJU – Polda Sulawesi Barat kembali menorehkan sejarah baru. Kapolda Sulbar, Adi Deriyan Jayamarta, resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kantor Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Sulbar di Lengke, Kecamatan Kalukku, Selasa (19/5/2026).
Pembangunan kantor tersebut menjadi yang pertama di Indonesia dan digadang-gadang akan menjadi model nasional bagi pembangunan kantor PJR di seluruh jajaran Polda se-Indonesia.
Dalam sambutannya, Kapolda Sulbar menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan fasilitas strategis tersebut bersama pemerintah daerah. Menurutnya, kehadiran kantor PJR ini menjadi tonggak penting dalam penguatan pelayanan lalu lintas di wilayah Sulawesi Barat.
“Alhamdulillah, hari ini kita mulai pembangunan perdana bersama pemerintah daerah. Kantor PJR Polda Sulbar adalah yang pertama di Indonesia dan ke depannya konsep ini akan menjadi model bagi seluruh Polda di tanah air,” ujar Kapolda.
Ia menegaskan, keberadaan gedung ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi jajaran Polda Sulbar karena nantinya akan dijadikan pusat studi banding bagi kepolisian daerah lain untuk melihat langsung standar ideal kantor PJR sesuai konsep yang dirancang Korlantas Mabes Polri.
“Suatu kebanggaan bagi kita semua. Ke depan, rekan-rekan dari Polda lain bisa datang langsung melihat standar ideal kantor PJR yang sesungguhnya,” jelasnya.
Kapolda juga memberi perhatian serius terhadap kualitas pembangunan dan transparansi pelaksanaan proyek. Ia memastikan tidak ada intervensi dalam proses pembangunan dan meminta seluruh pihak menjaga mutu konstruksi agar dapat bertahan dalam jangka panjang.
“Saya pastikan tidak ada pengaturan atau intervensi sedikit pun. Saya minta bangunan terbaik bukan hanya bertahan 5 atau 10 tahun, tapi selamanya agar manfaatnya terus terasa,” tegasnya.
Tak hanya berfungsi sebagai kantor pelayanan, gedung PJR tersebut juga dirancang multifungsi sebagai rest area bagi masyarakat yang melintasi jalur Trans Sulawesi. Sejumlah fasilitas penunjang seperti musala representatif dan toilet layak pakai akan disiapkan demi memberikan kenyamanan bagi para pengendara dan sopir yang singgah beristirahat.
“Kami ingin tempat ini menjadi singgahan nyaman. Masyarakat bisa istirahat, beribadah dan menggunakan fasilitas yang layak,” tuturnya.
Lebih jauh, Kapolda berharap pembangunan kantor PJR ini juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kehadiran rest area diharapkan mampu membuka peluang usaha baru bagi warga, khususnya sektor kuliner dan usaha pendukung lainnya.
“Diharapkan pengunjung yang singgah juga membeli kebutuhan di usaha warga sekitar. Ini manfaat ganda selain pelayanan maksimal untuk pengguna jalan sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat,” pungkasnya.
Humas Polda Sulbar.







