Pasangkayu – Personel Polsek Sarudu bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan seorang pria meninggal dunia di aliran Sungai Kuma, Dusun Camba, Desa Taranggi, Kecamatan Duripoku, Kabupaten Pasangkayu, Minggu (24/5/2026).
Korban diketahui bernama ARIS B (50), warga Desa Maccorawalie, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang. Penemuan mayat tersebut sempat menggegerkan warga sekitar karena korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Sabtu malam.
Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata melalui Kapolsek Sarudu IPTU Sofian Safruddin mengatakan, pihaknya langsung menuju lokasi bersama Unit Reskrim dan personel piket mako Polsek Sarudu usai menerima laporan masyarakat sekitar pukul 10.30 Wita.
“Begitu menerima informasi adanya penemuan mayat di Sungai Kuma, personel langsung bergerak menuju TKP untuk melakukan pengecekan dan membantu proses evakuasi,” ujar IPTU Sofian Safruddin.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban sebelumnya dicari oleh ayahnya, Yohanes Bunga, sejak Sabtu, 23 Mei 2026 sekitar pukul 18.30 Wita. Pencarian dilakukan di sekitar rumah hingga lokasi tempat korban biasa berada, termasuk wilayah SP3 Desa Saptanajaya, namun korban belum ditemukan.
Keesokan harinya sekitar pukul 06.00 Wita, keluarga kembali melakukan pencarian. Kerabat korban bernama Suyitno kemudian menyisir area Sungai Kuma yang diketahui sering digunakan korban untuk mandi.
Sekitar pukul 09.30 Wita, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi tengkurap di aliran sungai sejauh kurang lebih 100 meter dari titik awal pencarian.
Penemuan tersebut segera dilaporkan kepada aparat setempat, termasuk Bhabinkamtibmas BRIPKA Muh. Amin dan Babinsa BRIPDA Hardiman. Aparat bersama keluarga kemudian menuju lokasi dan melakukan evakuasi korban ke rumah duka.
Selanjutnya, jenazah diperiksa oleh dr. Zelvianty, S.Ked dari Puskesmas Duripoku. Hasil pemeriksaan medis menyebutkan korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 12 jam sebelum ditemukan.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” terang Kapolsek Sarudu.
Pihak keluarga juga menjelaskan bahwa korban memiliki riwayat penyakit epilepsi dan selama dua tahun terakhir tinggal bersama orang tuanya di Dusun Camba, Desa Taranggi, Kecamatan Duripoku.
Saat ini jenazah korban telah disemayamkan di rumah duka di Dusun Camba untuk prosesi pemakaman oleh pihak keluarga.








