MAMASA – Kepolisian Sektor (Polsek Mamasa) terus memperkuat perannya tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional. Wujud nyata komitmen tersebut terlihat melalui kegiatan monitoring pertanian yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas, Aipda Eliasar Pecu, di Desa Sindagamanik, Kecamatan Tandukkalua, Kabupaten Mamasa, Selasa (23/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Aipda Eliasar Pecu melakukan pengecekan langsung terhadap lahan pertanian jagung milik Kelompok Tani (Poktan) Sitayuk yang diketuai oleh Martinus. Lahan yang dikelola kelompok tani tersebut memiliki luas sekitar 1 hektare dan saat ini berada pada tahap pertumbuhan aktif setelah sebelumnya mulai ditanami sejak 17 Maret 2026.
Dari hasil monitoring di lapangan, tanaman jagung yang dibudidayakan terlihat tumbuh dengan baik dan menunjukkan perkembangan yang cukup optimal. Berdasarkan perencanaan kelompok tani, masa panen diperkirakan akan berlangsung pada 5 Agustus 2026 mendatang, dengan harapan hasil produksi dapat meningkat dibandingkan musim tanam sebelumnya.
Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas petani ini bukan hanya sebatas melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan pendampingan serta motivasi kepada para petani agar terus menjaga kualitas perawatan tanaman. Hal ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendorong stabilitas sektor pangan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan.
Bhabinkamtibmas Polsek Mamasa, Aipda Eliasar Pecu, menegaskan bahwa pihaknya akan terus hadir mendampingi masyarakat, termasuk para petani, dalam setiap tahapan kegiatan pertanian. Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian di tingkat desa akan berdampak langsung terhadap ketersediaan pangan dan kesejahteraan masyarakat secara luas.
Sementara itu, Kapolsek Mamasa, IPTU Ana Yudi Hayato, memberikan apresiasi terhadap sinergi yang terbangun antara aparat kepolisian dan kelompok tani di wilayah hukumnya. Ia menegaskan bahwa Polsek Mamasa berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan produktif masyarakat, khususnya di sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.
“Monitoring seperti ini akan terus kami lakukan secara berkelanjutan. Kami ingin memastikan bahwa petani mendapatkan pendampingan yang cukup, sehingga hasil panen dapat maksimal dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkap Kapolsek.
Lebih lanjut, IPTU Ana Yudi Hayato juga menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan kelompok tani dalam menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan. Ia berharap keberadaan Polri di tengah masyarakat tidak hanya dipandang sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan ekonomi lokal.
Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Para petani juga menyambut baik kehadiran pihak kepolisian yang dinilai memberikan semangat dan perhatian terhadap usaha pertanian mereka.
Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan hasil panen jagung dari Poktan Sitayuk dapat meningkat dan memberikan kontribusi positif terhadap ketersediaan pangan di Kabupaten Mamasa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah yang berkelanjutan, sejalan dengan program pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional.









