Buka Puasa Humanis Sat Tahti Polres Pasangkayu, Tahanan Diberi Pembinaan Ramadan

PASANGKAYU – Kepedulian di bulan suci Ramadan ditunjukkan oleh Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polres Pasangkayu dengan menggelar buka puasa bersama para tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Pasangkayu.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan bagian dari pendekatan humanis dalam proses pembinaan warga binaan yang tengah menjalani proses hukum. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak mewarnai momen berbuka tersebut, meski pengamanan tetap dilakukan sesuai standar operasional prosedur.

Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata melalui Kasat Tahti IPTU Afandi menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan bagian dari pembinaan mental dan spiritual, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah.

“Melalui momentum Ramadan ini, kami ingin menghadirkan suasana kebersamaan serta memberikan motivasi agar para tahanan dapat memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya,” ujar IPTU Afandi.

Menurutnya, Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai introspeksi, kesabaran, dan perubahan diri. Karena itu, selain berbuka puasa bersama, personel Sat Tahti juga menyampaikan pesan-pesan moral serta imbauan kepada para tahanan agar menjalani masa penahanan dengan tertib, menjaga kesehatan, serta mematuhi seluruh aturan yang berlaku di dalam rutan.

Langkah ini sekaligus menjadi bukti bahwa pendekatan penegakan hukum yang dilakukan tidak semata-mata berorientasi pada aspek represif, tetapi juga mengedepankan sisi kemanusiaan. Pembinaan yang humanis diharapkan mampu membangun kesadaran dari dalam diri para tahanan untuk tidak mengulangi kesalahan di kemudian hari.

Dengan kegiatan tersebut, Polres Pasangkayu ingin menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan berkeadilan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk kepada mereka yang sedang menjalani proses hukum.

Diharapkan, melalui kebersamaan sederhana di bulan Ramadan ini, para tahanan mendapatkan semangat baru untuk berubah ke arah yang lebih positif dan siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik setelah menyelesaikan masa hukumnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *