Panen Jagung Rantepuang Segera Tiba, Bhabinkamtibmas Mamasa Turun Pantau Kebun Warga

MAMASA – Menjelang masa panen raya, Bhabinkamtibmas Polsek Mamasa terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus menjaga keamanan sektor pertanian masyarakat. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan monitoring kebun jagung milik warga di Desa Rantepuang, Kecamatan Sesena Padang, Kabupaten Mamasa, Sabtu (20/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Penggerak Desa Rantepuang, Bripka Sutrisman, melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan tanaman jagung milik Daen Opo. Monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman tetap terjaga hingga memasuki masa panen serta mendata potensi hasil pertanian yang ada di wilayah binaannya.

Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, lahan jagung yang dikelola warga tersebut memiliki luas sekitar setengah hektare. Tanaman jagung yang ditanam sejak 15 Februari 2026 kini telah memasuki fase akhir perawatan dan diperkirakan siap dipanen pada 22 Juni 2026 mendatang.

Kapolsek Mamasa IPTU Ana Yudi Hayato mengatakan bahwa keterlibatan personel kepolisian dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani yang menjadi salah satu penopang ketahanan pangan daerah.

“Kami ingin memastikan para petani dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman dan nyaman hingga masa panen tiba. Kehadiran Bhabinkamtibmas juga menjadi bentuk pendampingan sekaligus upaya memetakan potensi pertanian yang ada di wilayah hukum Polsek Mamasa,” ujar IPTU Ana Yudi Hayato.

Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian masyarakat pedesaan. Karena itu, sinergi antara aparat keamanan dan petani perlu terus diperkuat guna menciptakan lingkungan yang kondusif serta mendukung peningkatan hasil produksi pertanian.

Kegiatan monitoring yang dilakukan Bhabinkamtibmas tersebut mendapat apresiasi dari warga setempat. Kehadiran polisi di tengah aktivitas pertanian dinilai memberikan rasa aman sekaligus menjadi motivasi bagi petani untuk terus mengembangkan usaha pertanian mereka.

Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di lokasi kebun jagung terpantau aman, tertib, dan kondusif. Dengan waktu panen yang tinggal beberapa hari lagi, para petani di Desa Rantepuang berharap hasil panen tahun ini dapat memberikan produksi yang optimal dan berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan keluarga mereka.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *